Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Wali Kota Bontang Buka Uji Emisi Kendaraan 2025, Tegaskan Komitmen Lingkungan dan Kolaborasi Industri

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat memasang sticker lolos uji emisi pada mobil dinasnya

Katinting.com, Bontang – Pemerintah Kota Bontang kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan hidup dengan menggelar Uji Emisi Kendaraan Bermotor tahun 2025, yang berlangsung selama dua hari pada 22–23 Juli di halaman parkir Bontang City Mall. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, dan dilaksanakan secara gratis untuk masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa uji emisi ini merupakan bagian dari respon kinerja daerah dalam mendukung Program Langit Biru, yakni upaya pengendalian pencemaran udara untuk meningkatkan kualitas udara bersih.

Ia menekankan, kegiatan tersebut tidak hanya bersifat teknis, melainkan menjadi bagian dari misi kelima Pemkot Bontang dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

“Program ini sangat relevan dengan visi pembangunan Kota Bontang 2025–2029, yang menempatkan keberlanjutan sebagai salah satu pilar utama. Kita ingin menjadikan Bontang sebagai kota industri dan jasa yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan, serta mampu menjadi mitra Ibu Kota Negara (IKN),” ujarnya.

Sebagai bentuk keteladanan, pada kesempatan tersebut dilakukan uji emisi perdana terhadap kendaraan dinas Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Hasilnya, mobil dinas Wali Kota dinyatakan lolos uji emisi, sementara mobil dinas Wakil Wali Kota tidak lolos. Kondisi ini langsung menjadi perhatian teknis dan akan segera ditindaklanjuti untuk perbaikan.

Data menunjukkan bahwa jumlah kendaraan bermotor di Kota Bontang mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan Bontang Dalam Angka 2025, pada tahun 2023 terjadi kenaikan sebesar 8 persen atau setara 12.471 unit kendaraan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menjadi perhatian serius, mengingat sektor transportasi menyumbang emisi cukup besar terhadap kualitas udara.

“Kendaraan yang lolos uji emisi tidak hanya lebih ramah lingkungan, tapi juga lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar. Artinya, kita mendukung efisiensi ekonomi dan pembangunan berkelanjutan secara bersamaan,” jelasnya.

Uji emisi tahun ini menyasar kendaraan roda empat berbahan bakar gasoline dan solar, baik untuk angkutan orang (kategori M) maupun barang (kategori N), termasuk kendaraan dinas Pemkot dan kendaraan pribadi masyarakat umum.

Lebih lanjut, Wali Kota menyebutkan bahwa kegiatan ini tidak akan terlaksana tanpa dukungan 19 mitra kerja, termasuk sektor industri dan rumah sakit yang turut berpartisipasi. Kolaborasi lintas sektor ini disebutnya sebagai kunci keberhasilan dalam membangun lingkungan yang berkelanjutan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh mitra yang terlibat. Semoga langkah yang kita ambil hari ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan langit Bontang yang lebih bersih, udara yang lebih sehat, dan kehidupan masyarakat yang lebih baik di masa depan,” tutupnya.

Sebagai informasi, Indeks Kualitas Udara (IKU) Kota Bontang pada 2024 berada di angka 87,54 dengan kategori baik. Namun, dengan meningkatnya populasi kendaraan, pelaksanaan uji emisi secara berkala dinilai penting agar gas buang kendaraan tetap memenuhi baku mutu sesuai regulasi yang berlaku. (Re)

Share: