Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Wali Kota Bontang Paparkan Komitmen Pelestarian Mangrove di Hadapan Komisi IV DPR RI

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat melakukan penanaman mangrove di pintu Masuk TNK Bontang. (Dok. Prokopim/Syeh)

Katinting.com, Bontang – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan komitmen kotanya dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya kawasan mangrove, di hadapan Komisi IV DPR RI yang melakukan kunjungan kerja ke Taman Nasional Kutai (TNK), Senin (11/8/2025).

Dalam pertemuan itu, Neni menjelaskan bahwa meski Bontang hanya memiliki tiga kecamatan dan 15 kelurahan dengan penduduk sekitar 191 ribu jiwa, beban ekologis yang ditanggung cukup besar karena keberadaan industri skala nasional. Kendati demikian, pemerintah kota tetap memprioritaskan konservasi mangrove di berbagai titik, seperti Bontang Kuala, Loktuan, dan Selangan, yang sekaligus menjadi penopang ekowisata dan ekonomi warga pesisir.

“Kami ingin menunjukkan bahwa pertumbuhan industri dan pelestarian lingkungan bisa berjalan beriringan. Mangrove bukan hanya benteng alami dari abrasi, tapi juga rumah bagi ekosistem laut dan sumber penghidupan warga,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap pengelolaan Bontang Mangrove Park yang dinilai sukses menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Menurutnya, keberhasilan ini harus diperkuat dengan dukungan anggaran dan kebijakan dari pemerintah pusat, terutama dalam program rehabilitasi pesisir.

Selain membahas lingkungan, Neni turut menginformasikan kepada Komisi IV DPR RI mengenai tantangan lain yang dihadapi Bontang, termasuk keterbatasan lahan dan dampak aktivitas tambang di daerah sekitar. Ia berharap sinergi lintas pemerintah dapat membantu mengoptimalkan pemanfaatan lahan pascatambang menjadi kawasan produktif seperti pertanian dan peternakan.

Kunjungan kerja ini juga dihadiri Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Panggah Susanto dan Ahmad Yohan, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris, serta perwakilan kementerian dan dinas terkait. Dalam kesempatan itu, rombongan melakukan penanaman pohon di pintu masuk TNK hutan mangrove sebagai simbol komitmen pelestarian lingkungan.

Lebih lanjut, politisi Golkar tersebut mengaku optimistis Bontang bisa menjadi contoh kota industri yang ramah lingkungan.

“Dengan dukungan semua pihak, kami akan terus menjaga keseimbangan antara ekonomi dan kelestarian alam demi masa depan generasi mendatang,” pungkasnya. (Re)

Share: