Mamuju, Katinting.com – Organisasi sayap partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Tunas Indonesia Raya (Tidar), resmi terbentuk di Sulawesi Barat. Awal Saini terpilih sebagai ketua Tidar Sulbar untuk periode 2024-2027.
Pembentukan Tidar Sulbar melalui Musdalub dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Ketua Umum Tidar, Rahayu Saraswati, Ketua DPD Gerindra Sulbar Ruskati Ali Baal Masdar, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi, Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi, serta seluruh pengurus Tidar Tunas 1 & 2 Tidar Sulbar dan Ketua DPC Gerindra se-Sulbar, di salah satu cafe di Mamuju, Sabtu (14/6) tadi malam.
Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, menyambut baik kehadiran Tidar Sulbar. Ia berharap organisasi yang diisi oleh anak-anak muda ini dapat berperan aktif dalam partai politik.
“Seperti yang disampaikan oleh Ibu Rahayu tadi bahwa anak muda itu tidak bisa sebagai objek tapi harus sebagai subjek. Makanya bagaimana menentukan pemimpin kedepan tentu anak muda. Apalagi pemilih anak muda di Indonesia 56 persen. Jadi tentu anak muda sangat berperan penting,” kata Sutinah Suhardi.
Ketua Umum Tidar, Rahayu Saraswati, menyatakan bahwa kehadiran Tidar adalah upaya untuk mempersiapkan pemimpin-pemimpin masa depan. “Kaderisasi harus dimulai sedini mungkin jadi untuk semua anak-anak muda terutama yang dibawah 35 tahun, itu wadahnya di Tidar,” ujar keponakan Presiden Terpilih, Prabowo Subianto itu.
Setelah Pilpres dan Pileg pada 14 Februari 2024 lalu, Tidar siap menghadapi Pilkada serentak yang akan digelar pada 27 November mendatang. Rahayu menekankan pentingnya peran aktif Tidar sebagai organisasi kepemudaan partai Gerindra dalam memperjuangkan dan memenangkan pasangan calon kepala daerah yang diusung oleh Gerindra.
“Dan juga untuk memberikan wadah dan memperjuangkan aspirasi dari anak-anak muda. Jadi dua arah. Untuk menampung tapi juga untuk memperjuangkan aspirasi anak-anak muda,” pungkas Rahayu Saraswati.
Dengan pembentukan Tidar Sulbar ini, diharapkan anak-anak muda di Sulawesi Barat dapat lebih berperan aktif dalam dunia politik dan berkontribusi dalam menentukan masa depan daerah dan bangsa.
(Zulkifli)






