Mamuju Tengah, Katinting.com – Rabu siang tadi, sekira pukul 10.00, Kapolres Mamuju Tengah mengumpulkan seluruh anggota Bhabinkamtibmasnya, se Mamuju Tengah, di Aula Punggawa Malolo, Mapolres Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.
Tidak kurang dari 42 anggota Polres Mamuju Tengah, berpangkat Brigadir, hadir dalam kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Bulanan bagi Bhabinkamtibmas, dan dipimpin langsung oleh Kapolres Mamuju Tengah AKBP Amri Yudhy, S, di dampingi oleh Kasat Binmas IPTU Gunawan dan KBO Sat Binmas Ludiyanto.
Tentu pertemuan Rabu ini, sangat penting bagi jajaran berseragam coklat ini, karena mengusung isu krusial, yang menjadi perhatian semua pihak, adanya potensi konflik horisontal yang di picu oleh sengketa lahan. Karenanya, Kapolres dalam pertemuan ini, lebih mengedepankan dan menekankan kepada para personil Bhabinkamtibmas, memiliki peran lebih maksimal menghadapi masyarakat binaannya.
“Sebagai garda terdepan yang ada dilapangan, tentu memiliki tanggungjawab menghadirkan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat binaannya” tegas Amri.
Karenanya, menjadi penting bagi personil Bhabinkamtibmas di semua wilayah di Mamuju Tengah, memiliki kemampuan melakukan pendekatan dan menggalang semua stakeholder di masyarakat mulai tokoh masyarakat, agama, pemuda, dan tokoh hadat.
“Tentu dengan keberhasilan para Bhabinkamtibmas melakukan pendekatan dan menggalang mereka, maka tunai salah satu tanggungjawab Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian di masyarakat” jelas perwira dua bunga emas ini.
Lanjut, Ia menyampaikan bahwa kondisi Mamuju Tengah saat ini, terkait munculnya potensi konflik sosial, kiranya Bhabinkamtibmas diharapkan mampu memiliki peran mengelola gangguan Kamtibmas di wilayahnya masing masing, sehingga tidak terjadi konflik meluas.
“Karenanya, kemampuan seorang Bhabinkamtibmas harus benar benar berperan kuat, mengatasi setiap potensi konflik yang akan muncul di wilayah tugas masing masing di desa” ujar Amri
Ditambahkannya, bahwa personil Bhabinkamtibmas dalam pelaksanaan tugasnya sehari hari, dan dalam pengambilan keputusan, mengedepankan prinsip pengabdian sehingga dalam pelaksanaan tugasnya menggunakan hati nurani.
“Dengan demikian personil Bhabinkamtibmas dilapangan, akan bersikap humanis dalam setiap tugas tugasnya, karena akan melahirkan keputusan yang berkeadilan, aman dan nyaman bagi masyarakat” pungkas Amri. (Fhatur Anjasmara)






