Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Syekh Malik Berbagi Kisah Pilu Palestina di Program Rutin Binrohtal Polda Sulbar

Mamuju, Katinting.com – Suasana haru terasa dalam pelaksanaan program rutin Bimbingan Rohani dan Mental (Binrohtal) Polda Sulbar, kali ini. Syekh Malik Jamal Al Jammal dari Palestina turut hadir dan berbagi kisah pilu tentang keadaan Palestina, khususnya di wilayah Gaza saat ini. Acara berlangsung pada Selasa (26/3/24) di Masjid Jabal Rahmah Mapolda.

Rutinitas Binrohtal Polda Sulbar, yang biasanya diisi dengan Yasinan, lantunan Asmaul Husna, dan nasehat agama, kali ini mendapat sentuhan istimewa dengan kehadiran Syekh Malik. Wakapolda Brigjen Pol Rachmat Pamudji dan pejabat utama Polda Sulbar turut hadir dalam kesempatan tersebut, bersama seluruh personel muslim.

Syekh Malik Jamal Al Jammal, seorang Imam Masjid dari Yordania, yang telah menghafal 30 juz Al-Qur’an sejak usia 13 tahun, menyampaikan tujuan kunjungannya ke Indonesia. Ia ingin menyampaikan salam dari warga Palestina sekaligus menggambarkan situasi yang mengharukan di Gaza saat ini.

Syekh Malik menggambarkan betapa beratnya cobaan yang dialami warga Gaza, dengan tindakan biadab yang dilakukan oleh Zionis. Mereka tidak hanya dilanda kelaparan, tetapi juga dilarang beribadah di Masjidil Aqso, tempat suci umat Islam.

Lebih dari 33 ribu jiwa hilang dan 75 ribu jiwa luka-luka akibat pembantaian selama 170 hari terakhir. Syekh Malik meminta kaum muslimin di seluruh dunia untuk bersatu dan menghapuskan penindasan yang dialami saudara-saudara mereka di Palestina.

Dalam doanya, Syekh Malik juga mengajak untuk terus mendoakan saudara-saudara di Gaza, menyalurkan donasi, dan memboikot produk-produk Israel. Ia juga mengingatkan pentingnya pendidikan agama bagi anak-anak sebagai pondasi kekuatan mereka.

Kehadiran Syekh Malik Jamal Al Jammal dan kisahnya membangkitkan kesadaran akan penderitaan saudara kita di Gaza. Dengan air mata yang mengalir, personel yang hadir memohon ampunan dan berkomitmen untuk terus mengingat serta membantu saudara-saudara mereka di Palestina.

Dalam momen yang penuh makna ini, Binrohtal Polda Sulbar tidak hanya menjadi ajang untuk menguatkan iman, tetapi juga sebagai panggilan untuk bertindak demi keadilan dan kemanusiaan.

(*)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat