Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Sutinah Beberkan Sejumlah Kemunduran Pembangunan di Mamuju

Sutinah di dampingi Ado saat menyampaikan orasi politiknya. (Sdk Sosmev)

Mamuju, Katinting.com – Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Mamuju Sutinah Suhardi-Ado Mas’ud (Tina-Ado) menggelar deklarasi di hotel Maleo, Mamuju, Sabtu (9/8) malam.

Saat menyampaikan orasi politiknya, bakal Calon Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi membeberkan alasannya untuk maju dalam Pilkada Mamuju. Dia mengatakan majunya ia dalam Pilkada Mamuju ini dikarenakan ia melihat adanya kemunduran pembangunan dibawa  kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati saat ini.

BACA JUGA : Tinggalkan Zona Nyaman, Ado dampingi Sutinah di Pilkada Mamuju

“Kita semua melihat, ada angka kemiskinan sejak tahun 2016 dan terus naik. Kita semua mendapati indeks pembangunan kesehatan kabupaten Mamuju berada pada posisi terendah dari enam kabupaten di Sulbar. Kualitas pendidikan menjadi terendah di Sulbar.  Tidak ada lagi beasiswa Manakarra dan anggaran pendidikan juga semakin berkurang,” kata Sutinah dalam orasi politiknya.

Dia juga menilai pembangunan infrastruktur secara nyatanya tidak berpihak kepada rakyat. Dia mengungkapkan, dalam lima tahun ini, angggaran begitu besar dialihkan untuk pembangunan infrastruktur namun tidak berbanding lurus dengan kondisi yang ada saat ini.

“Banjir setiap tahun masih menjadi langganan, masih banyak jalan desa yang menghubungkan antara Desa dan kecamatan yang belum disentuh. Sementara disisi lain pengadaan lampu jalan dan pembangunan tower yang menelan angka puluhan miliar menjadi prioritas,” ungkapnya.

Serta masih begitu banyak hal tidak dibenahi dengan baik selama ini. Dan jika mau sebut semua, tentu kita akan semakin kecewa dengan semua fakta yang ada, tambahnya.

Hal yang diungkapkan tersebut diatas menjadi alasan baginya untuk ikut dalam kontestasi Pilkada Mamuju, karena menurutnya masih banyak hal yang perlu dibenahi.

Katanya keputusan untuk ikut dalam Pilkada tersebut bukan hal yang mudah baginya, apalagi dia harus rela melepas jabatannya sebagai Kepala Dinas di Kabupaten Mamuju.

“Dan kita tahu jabatan Kepala Dinas adalah kedua tertinggi setelah Kepala Daerah yang ada di Pemerintah Kabupaten. Saya tegaskan bahwa memilih untuk ikut dalam pemilihan ini, sesungguhnya adalah buah dari keresahan saya terhadap fakta pembangunan Mamuju saat ini,” sebutnya.

Olehnya itu ia bertekad maju bersama dengan Ado Mas’ud yang menjadi pendampingnya untuk mengatasi dan menjawab persoalan-persoalan yang terjadi di Kabupaten Mamuju. “Berangkat dari semua fakta yang ada kita akan hadir sebagai solusi bagi Mamuju,” tutupnya.

Deklarasi pasangan penantang petahana di Pilkada Mamuju ini selain berlangsung di Ballroom hotel Maleo, juga disiarkan langsung melalui berbagai platform media sosial dan TV swasta di Mamuju yang tersebar di 14 titik dalam wilayah Kabupaten Mamuju. [ADV]

(Zulkifli/Anhar)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat