Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Seleksi Terbuka Masuki Tahap Akhir, BKPSDM Pastikan Proses Berjalan Transparan

Barcode pemanggilan dan wawancara akhir seleksi JPTP. (Istimewa)

Katinting.com, Bontang – Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Bontang memasuki tahap akhir. Sebanyak puluhan peserta akan mengikuti sesi presentasi dan wawancara akhir mulai 10 hingga 19 November 2025 di Ruang Sekda, Kantor Wali Kota Bontang.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bontang, Sudi Priyanto, memastikan seluruh tahapan seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan, sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.

“Semua proses seleksi JPT ini mengedepankan prinsip merit system. Kami ingin memastikan bahwa jabatan strategis di Pemkot Bontang diisi oleh pejabat yang kompeten, berintegritas, dan memiliki rekam jejak kinerja yang baik,” ujar Sudi, Senin (3/11/2025).

Ia menjelaskan, tahapan presentasi dan wawancara merupakan bagian krusial untuk menilai kemampuan manajerial, kepemimpinan, serta inovasi peserta dalam menyelesaikan persoalan organisasi.

“Presentasi adalah pemaparan dari makalah yang telah mereka susun sebelumnya, sementara wawancara akan menggali kemampuan analisis dan visi strategis terhadap jabatan yang dilamar,” terang dia.

Setiap peserta diberi waktu 10 menit untuk memaparkan gagasan terkait jabatan yang dilamar. Panitia menyediakan perangkat presentasi, sementara jadwal pelaksanaan telah diatur agar berjalan tertib.

Menurutnya, keterbukaan jadwal seleksi melalui pengumuman resmi dan publikasi daring merupakan bagian dari komitmen Pemkot Bontang dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel.

“Semua informasi seleksi kami sampaikan terbuka melalui situs resmi pemerintah. Kami ingin masyarakat tahu bahwa tidak ada intervensi dalam proses ini,” tegasnya.

Ia berharap, pejabat terpilih nantinya mampu menjadi motor penggerak birokrasi yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Tujuan akhirnya tentu memperkuat kinerja Pemkot Bontang agar pelayanan publik makin efektif,” tutupnya. (Re)

Share: