Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Rustam Tekankan Pentingnya Ketelitian Dalam Penghitungan PAD

Rustam Anggota DPRD Kota Bontang

Katinting.com, Bontang – Anggota DPRD Kota Bontang, Rustam, menyoroti pentingnya ketelitian dalam penghitungan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal tersebut ia katakan, setelah terjadi penurunan alokasi PAD PPJ dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2024.

Alokasi PAD Pajak Penerangan Jalan atau PPJ yang sebelumnya sebesar Rp 40 miliar dalam APBD murni mengalami penurunan menjadi Rp 36 miliar, menimbulkan selisih yang cukup signifikan sebesar Rp 4 miliar.

Ia menegaskan jika penurunan ini seharusnya tidak terjadi jika penghitungan dilakukan dengan cermat. Pasalnya pajak penerangan jalan adalah sumber pendapatan yang rutin dan teratur. Penurunan alokasi ini menunjukkan bahwa ada kemungkinan kesalahan dalam perhitungan yang harus segera diperbaiki.

Menurut dia, pajak ini seharusnya terus masuk setiap bulan melalui pemotongan dari pembayaran listrik, baik untuk rumah tangga maupun hotel. Lantaran pajak tersebut sudah terpotong secara otomatis dari pembayaran listrik.

“Menurut saya penurunan alokasi itu karena adanya masalah dalam pencatatan atau perhitungan,” ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (14/8/2024).

Pun iameminta agar BAPEDAsegera melakukan evaluasi untuk memastikan ketelitian dalam penghitungan. Dia menekankan ketelitian dalam penghitungan anggaran sangat krusial untuk menjaga akurasi dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Penghitungan anggaran harus dilakukan dengan cermat agar tidak terjadi kesalahan yang bisa berdampak pada pengelolaan anggaran daerah. Kita harus memastikan bahwa setiap aspek dari penghitungan PAD, termasuk pajak penerangan jalan, dihitung dengan benar untuk menghindari kekurangan anggaran yang tidak perlu,” tegas Rustam.

Dia juga mengingatkan, evaluasi menyeluruh harus dilakukan agar masalah serupa tidak terulang di masa depan. “Ketelitian dalam penghitungan dan pencatatan anggaran adalah kunci untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah yang efektif,” tambah Rustam.

Share: