Mamuju, Katinting.com – Layanan kesehatan untuk pasien kanker di Provinsi Sulawesi Barat akan segera mendapatkan angin segar, ini juga bagian dari mewujudkan visi misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dan Wagub Salim S Mengga untuk Sulbar Sehat dan layanan dasar masyarakat.
BACA JUGA: Waspada Stroke! RSUD Sulbar: Jangan Abaikan Tanda Ini, Kenali Gejala dan Langkah Pencegahan Efektif
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat kini dalam tahap akhir persiapan untuk membuka layanan kemoterapi dan bedah onkologi secara resmi. Hal ini ditandai dengan dilaksanakannya visitasi kredensialing oleh Tim BPJS Kesehatan Cabang Mamuju, Selasa (4/11).
Visitasi penilaian kelayakan ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, serta Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Sulselbar. Proses ini menjadi tonggak penting menuju pengoperasian dua layanan spesialis kanker tersebut.
Direktur RSUD Sulbar, dr. Musadri Amir Abdullah, Sp.PD, dalam sambutannya menegaskan komitmen penuh rumah sakit.
“Visitasi hari ini merupakan bukti komitmen kami untuk menghadirkan layanan kanker yang aman, berkualitas, dan dapat diakses oleh masyarakat Sulawesi Barat. Kami ingin pasien tidak lagi perlu menempuh perjalanan jauh ke luar daerah untuk mendapat terapi dasar,” ujarnya.
Tim dari RSUD Sulbar telah memaparkan kesiapan menyeluruh, mulai dari ketersediaan sumber daya manusia (SDM) terlatih, sarana prasarana, hingga alur pelayanan yang terintegrasi. Selama visitasi, tim penilai melakukan peninjauan langsung ke tiga area utama pendukung layanan baru ini:
- Ruang Sitostatika: Ruang khusus dengan standar tinggi untuk penyimpanan dan persiapan obat kemoterapi yang aman.
- Ruang Kemoterapi: Ruang tindakan yang nyaman bagi pasien yang akan menjalani infus obat kemoterapi.
- Poli Bedah Onkologi: Ruang konsultasi dan tindakan bedah khusus untuk penanganan tumor dan kanker.
Setelah peninjauan lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan klarifikasi dokumen administrasi serta prosedur yang telah dipersiapkan RSUD Sulbar.
Kehadiran layanan kemoterapi dan bedah onkologi di RSUD Sulbar diharapkan dapat menjadi solusi bagi ratusan pasien kanker di wilayah tersebut. Selama ini, banyak pasien yang harus merogoh kocek dalam-dalam dan menjalani perjalanan melelahkan ke Makassar atau kota besar lainnya untuk mendapatkan pengobatan.
Dengan proses kredensialing yang sedang berjalan, masyarakat Sulawesi Barat dapat segera berharap untuk mendapatkan layanan penanganan kanker yang lebih dekat, terjangkau, dan terintegrasi di rumah sakit rujukan utama provinsi mereka. (*/Anhar)







