Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Realisasi Investasi Berikan Dampak Langsung pada Lapangan Kerja di Bontang  

Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur

Katinting.com, Bontang – Realisasi investasi di Kota Bontang pada triwulan III tahun 2025 memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat, sektor industri kimia dasar dan farmasi yang menyumbang 93,20 persen investasi menjadi penyokong utama kebutuhan tenaga kerja di daerah.

Kepala DPMPTSP, Muhammad Aspiannur, mengatakan bahwa keberlanjutan operasional industri besar di Bontang secara langsung membuka peluang kerja, baik tenaga kerja terampil maupun nonterampil. Kondisi ini turut mendorong pergerakan ekonomi masyarakat.

“Industri kimia tidak hanya berkontribusi pada investasi, tetapi juga pada penyerapan tenaga kerja lokal. Efeknya dirasakan pada aktivitas ekonomi di sekitar kawasan industri,” jelasnya, Sabtu (8/11/2025).

Sektor transportasi, jasa, dan perdagangan yang menjadi pendukung aktivitas industri juga tumbuh seiring meningkatnya kebutuhan layanan logistik dan suplai barang. Hal ini menciptakan ekosistem ekonomi yang saling terhubung.

DPMPTSP memastikan seluruh kegiatan investasi yang berjalan telah memenuhi persyaratan perizinan berusaha dan izin lingkungan. Pendampingan diberikan sejak tahap perencanaan hingga proses penerbitan izin melalui sistem OSS.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap memperhatikan aspek keberlanjutan dan pengawasan dampak lingkungan. Pertumbuhan ekonomi disebut harus berjalan beriringan dengan keseimbangan ekologi.

Ia menambahkan, pemerintah optimistis target investasi akhir tahun dapat dicapai, mengingat realisasi sudah berada pada angka Rp 821 miliar atau 75,85 persen dari target tahunan.

“Selama sektor industri tetap stabil dan peluang sektor pendukung ikut tumbuh, penyerapan tenaga kerja akan terus terjaga,” pungkasnya. (Re)

Share: