
Pasangkayu, Katinting.com –Pengendara roda dua yang melintas di Jalan Soekarno dekat eks kantor Dinas Perhubungan Pasangkayu, Sulawesi Barat harus berhati-hati, karena pengerjaan pemeliharaan jalan tersebut belum diselesaikan pihak rekanan.
Sekedar diketahui, proyek pemeliharaan jalan di sepanjang jalan Soekarno, merupakan akses jalan trans Sulawesi menelan anggaran sekira Rp9 miliar yang dikerjakan PT Aphasko Utama Jaya. Akan tetapi hingg saat ini belum rampung.
Terbukti di salah satu ruas jalan ini belum diperbaiki dan hanya ditimbuni pasir bercampur tanah. Selain itu, saat musim tiba, genangan air menjadi pemandangan lazim tak ubahnya kolam bebek karena drainase tidak berfungsi.
Akibatnya, pada Jumat malam, 13 Maret 2020, seorang pengendara motor dari rombongan King Motor Club asal Palu, Sulawesi Tengah yang hendak mengikuti even di Mamuju, Sulawesi Barat mengalami kecelakaan.
“Saya tidak lihat itu gundukan tanah karena habis hujan. Selain itu, tidak terdapat tanda-tanda adanya perbaikan jalan,” kata Iwan, pengendara motor yang mengalami kecelakaan di Pasangkayu.
Sementara itu, Aco Liman, seorang warga di jalan Soekarno menuturkan, kemarin juga ada pengendara roda dua terjatuh dan juga sebelumnya.
“Kemarin jalan ini masih berlubang. Sekarang ditimbun tanah, tapi masih berlubang. Itu duduga penyebab kecelakaan yang dialami seorang perempuan warga Bambalamotu menggunakan motor matik hingga terguling,” kata Aco Liman.
Ia dan warga sekitar berharap, seharusnya pihak terkait memasang rambu di titik jalan ini agar bisa berhati-hati jika melintas.
Untuk menghindari kecelakaan serupa, warga berinisiatif memasang rambu bersifat sementara dari plang warung jalangkote.
Nis/Ab





