Pasangkayu, Katinting.com – Puncak peringatan HUT Bhayangkara di tambak Mapolres Pasangkayu, Sulawesi Barat, Sabtu, 1 Juli 2023 berlangsung sederhana dan hikmad. Pada pagi hari, kegiatan apel dilaksnakan di halaman Kantor Bupati Pasangkayu.
Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa, Dandim Pasangkayu, Letkol. Inf. Rachmat Yunus, Kepala Rutan Kelas IIB Pasangkayu, Aris Supriadi dan para perwakilan perusahaan sawit di daerah ini.
Selain itu, Ketua PKK Pasangkayu, Aulia Yaumil, Ketua Bhayangkari Pasangkayu, Wiwik Candra, dan Waket Bhayangkari, Gea Recky, serta istri para perwira juga hadir.
Dalam amanat Kapolda Sulbar yang dibacakan Kapolres Pasangkayu, AKBP. Candra Kurnia Setiawan menyebut, bahwa Polri atau dalam bahasa lain disebut Bhayangkara mempunyai sejarah yang panjang sejak zaman kerajaan Majapahit.
Tugas utama Polri yakni memelihara kamtibmas, menegakkan hukum, serta melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat sebagaimana amanat konstitusi.
“Saat itu, patih Gajah Mada membentuk pasukan khusus pengamanan dengan sebutan bhayangkara. Tugas pasukan bhayangkara ini, adalah untuk melindungi raja dan kerajaan Majapahit. Nama pasukan bhayangkara ini pun disematkan kepada setiap personel polri hari ini,” kisah AKBP. Candra KS.
Lanjut Kapolres, setelah Soekarno-Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia, secara resmi kepolisian menjadi Kepolisian Indonesia.
Pada 19 Agustus 1945 dibentuk Badan Kepolisian Negara (BKN). Lalu, Presiden Soekarno melantik RS Soekanto Tjokrodiatmodjo menjadi kepala BKN pertama pada 29 September 1945.
Kemudian, pada 1 Juli 1946, Polri resmi ditetapkan sesuai dengan penetapan pemerintah tahun 1946. Dengan adanya surat penetapan tersebut, tanggal 1 Juli diperingati sebagai Hari Bhayangkara yang diadakan setiap tahun.

Pada momen ini, dijelaskan bahwa Sulawesi Barat merupakan memiliki potensi sumber daya alam sangat besar terutama di sektor perikanan, perkebunan dan pertanian.
Sehingga, Sulbar juga sangat strategis karena menjadi pintu gerbang segitiga emas yang menghubungkan Sulsel, Sulteng dan Kaltim yang memiliki masyarakat heterogen.
Untuk itu, sebagai tanggungjawab, Polres Pasangkayu bersedia melaksanakan tugas kepolisian dengan sebaik baiknya untuk menciptakan situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.
Hal ini sejalan dengan progam kerja Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dengan slogan Presisi akronim dari prediktif, responsibilitas, transparansi dan berkeadilan.

Pada HUT Bhayangkara 77 tahun ini mengusung tema “Polri Presisi untuk Negeri, Pemilu Damai Menuju Indonesia Maju”. Polres Pasangkayu berkomitmen akan tetap menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif dan bertekad untuk membantu serta mendukung pemerintah daerah Pasangkayu dalam melaksanakan program pemerintahan.
“Kami berkomitmen membantu pemda. Lebih lagi menjelang pemilu 2024, sebab itu sangat rawan terjadi gesekan antar individu atau kelompok yang menyebabkan konflik sosial,” sebut AKBP. Candra KS.
Itu semua tambah dia, akan tercapai manakala terjalin kerja sama dan dukungan dari semua pihak. Dia pun menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang tinggi atas partisipasinselama ini mendukung Polri khususnya Polres Pasangkayu.
“Saya ingin menekankan juga bahwa Polri harus hadir di tengah-tengah masyarakat. Kita bekerja baik saja belum tentu dinilal baik oleh masyarakat, apalagi tidak bekerja baik. Oleh karena itu, teruslah berbuat kebaikan. Semoga peringatan hari Bhayangkara tahun 2023 ini dapat kita jadikan momentum untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara yang kita cintai,” tutup dia.
Arham Bustaman






