Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

PT Palma Sumber Lestari Segera Beroperasi di Pasangkayu  

Fo

Pasangkayu, Katinting.com – Kabupaten Pasangkayu merupakan wilayah penghasil kelapa sawit serta turunannya seperti crude palm oil (CPO) dan kernel termasuk limbah yang bermanfaat seperti cangkang, tangkos serta bungkil.Salah satu perusahaan pabrik kelapa sawit (PKS) yang saat ini dalam tahap pembangunan pabrik dan akan beroperasi sekira lima bulan ke depan sudah lakukan sosialisasi ke masyarakat terkait persiapan operasionalnya yakni PT Palma Sumber Lestari (PSL) berkedudukan di Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Manejemen PT PSL menggelar sosialisasi persiapan operasional dihadiri Kepala Dinas Penanaman Modal, Perizinan Sistim Satu Pintu (PMPSST) Pasangkayu Nazlah Kamaluddin, Kepala Bappeda Pasangkayu Kasmuddin, manajemen PT PSL Demonny Febriyan serta instansi terkait lainnya, berlangsung di Hotel Multazam Jalan Mohammad Hatta, Kabupaten Pasangkayu pada Selasa 28 Desember 2021.

Demonny Febriyan mengatakan, pembangunan PKS PT PSL ini berkapasitas 60 ton dan administrasinya telah selesai semua, dimana saat ini tahap pembangunan dimana akan merekrut tenaga kerja lokal.

“Rencananya sekitar bulan Mei 2022, PKS PT PSL akan beroperasi dan akan merekrut tenaga kerja lokal.

Sebelum beroperasi, terlebih dahulu kita sosialisasikan terkait kehadiran PT PSL ini agar masyarakat mengetahuinya, dan hal itu berdasarkan regulasi DPMPTSP untuk lakukan kegiatan ekspose sebelum berjalan,” kata Demonny di Pasangkayu, Rabu, 29 Desember 2021.

“Misinya, menghasilkan produk kelapa sawit yang berkualitas, memiliki tata kelola perusahaan yang baik dan berwawasan lingkungan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang disiplin dan bertanggungjawab, membangun kemitraan pengolahan berkelanjutan dengan petani kelapa sawit dan pemangku kepentingan lainnya,” tutur Demonny.

Sementara Humas PT PSL, Indra Jaya Ganda menyampaikan, kehadiran PT PSL tak lain ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pasangkayu, agar harga tandan buah segar (TBS) sawit tetap diatas harga sesuai harapan petani.

“PT PSL hadir di Pasangkayu sebagai kompetitor perusahaan sawit lainnya agar harga TBS petani sawit tidak anjlok berdasarkan penetapan dari Dinas Perkebunan Provinsi Sulbar sesuai Peraturan Menteri Pertanian (Permentan), sehingga dengan sendirinya kesejahteraan petani meningkat,” papar Andri.

Lanjut Andri, walaupun perusahaan kami belum beroperasi, kami telah menyalurkan dana corporate social responsibility (CSR) ke organisasi kepemudaan di Kabupaten Pasangkayu.

“Insya Allah, kedepannya kami akan komitmen berikan bantuan CSR ke warga khususnya di wilayah operasional PT PSL, seperti di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan dan lainnya,” imbuhnya.

En/Ar

 

 

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat