banner 728x90
Polres Mamasa gelar cipta kondisi jelang Natal Oikumene dan Tahun Baru. (Dok. Fdy)

Mamasa, Katinting.com – Tim Gabungan Polres Mamasa, Polda Sulbar menyita sekitar 350 liter minuman keras  (Miras) jenis Ballo di dua tempat yang berbeda,  yakni di Jalan Poros Mamasa-Toraja, Lambanan dan Jalan Poros  Mamasa – Polewali tepatnya di km 5.

Penyitaan miras jenis ballo tersebut ketika tim gabungan Polres Mamasa yang terdiri dari Sat Sabhara,  Sat Reskrim,  Sat Lantas, Sat Intel dan BKO Brimob  Polda Sulbar menggelar cipta kondisi jelang perayaan Natal Oikumene dan Perayaan Tahun Baru 2020 di Kabupaten Mamasa.

Ratusan liter miras tersebut diduga akan dijual di wilayah Mamasa. Sehingga untuk mengantisipasi situasi tetap kondusif jelang perayaan Natal Oikumene dan Tahun Baru, tim gabungan Polres Mamasa langsung meyita miras tersebut dan diamankan di Polres Mamasa.

Kasat Reskrim Polres Mamasa, IPTU Dedi Yulianto mengatakan, ratusan minuman keras ini berhasil disita tim Gabungan saat opereasi cipta kondisi pada Kamis dan Jumat atau 26 dan 27 Desember 2019.

“Miras ini disita dari beberapa orang, saat melitas di Jalanan. Meraka membonceng miras tesebut dengan menggunakan beberapa roda dua,”ungkapnya, Sabtu, (28/12)

Hal tersebut dibenarkan Kapolres Mamasa  AKBP Arianto, pihaknya megungkapkan, operasi ini dilakukan secara rutin menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2020.

Ratusan liter miras yang diamankan tersebut  sebagai langka Polres Mamasa mengatisipasi hal-hal yang bisa menggangu keamanan dan ketertiban pada saat perayaan Natal Oikumene yang akan dilaksanakan Senin besok, (29/12) dan Perayaan Tahun Baru 2020 mendatang.

“Ini dilakukan untuk tetap memberikan rasa aman kepada warga masyarakat dalam merayakan Natal dan Tahun Baru sehingga berjalan kondusif,” ujarnya.

Menurut Kapolres Mamasa pihaknya akan melakukan tindakan tegas terhadap oknum masyrakat yang berusaha mengganggu keamanan  dan ketertiban perayaan natal Oikumene dan Tahun baru.

Dihimbau agar semua warga masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban guna mewujudkan sebagai upaya kepercayaan investasi dan kesinambungan pembangunan di Mamasa, karena kemanan dianggapanya menjadi  modal utama suksesnya pembangunan.

Pihaknya berharap agar perayaan natal Oikumene dan Tahun Baru berjalan kondusif sebagaimana yang diharapkan semua warga masyarakat.

(Fdy/Zul).

Bagikan

Comment