Mamasa, Katinting.com – Kasus pembunuhan pasangan suami istri (Pasutri) yang terjadi di lingkungan Leuna, Kelurahan Aralle, Kabupaten, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa pada Minggu kemarin, masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Aralle, Ipda Muh Junaedi mengungkapkan, pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap motif pelaku.
“Kami juga masih selidiki pelakunya,” kata Kapolsek, Senin (8/8/22)
Kapolsek juga mengungkapkan, saat ini pihaknya juga masih menyelidiki dugaan pelaku merampok uang sebesar 10 juta rupiah milik korban.
“Itu juga masih dalam penyelidikan,” tambahnya.
Sebelumnya, sepasang suami istri ditemukan tewas di dalam rumahnya Lingkungan Leune, Kelurahan Aralle, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa.
Peristiwa nahas tersebut terjadi tepat di depan SMPN 1 Aralle, Mamasa, Sulbar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun peristiwa tersebut diperkirakan terjadi Sabtu 6 Agustus 2022 malam.
Warga tersebut diketahui bernama Pore Padang, 60 tahun, dan istrinya Sabriani, 50 tahun.
Anak kedua korban, Manda mengungkapkan, dirinya mendapati kedua orang tuanya tewas bersimbah darah sekira pukul 07.30 Wita Minggu 7 Agustus 2022 pagi.
“Setelah saya keluar dari kamar, saya dapati mereka (kedua orang tuanya) terbaring kaku dilantai,” kata Amanda Minggu, (7/8/22) kemarin)
Tidak hanya ayah dan ibunya, adiknya juga yakni Marvel, 13 tahun, ditemukannya terbaring bersimbah darah, namun masih bernapas.
“Adikku sudah dirujuk ke Mamuju tadi pagi,” ujar Amanda.
Untuk diketahui, suami istri bersama seorang anaknya ditemukan bersimbah darah di ruang tamu depan televisi rumahnya.
(*)






