Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Pilkada Fest Dorong Pilkada Damai dan Berkualitas

Haeril Amri saat memberikan keterangan pers. (Anto)

Mamuju, Katinting.com – Atas keinginan tercipta Pilkada damai di Mamuju, membuat sekelompok Generasi Millenial membentuk wadah bernama Cerita Demokrasi.

Koordinator kegiatan Haeril Amri, mahasiswa tingkat akhir Fakultas Hukum, Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta berharap kegiatan ini bisa membangangun kesadaran bersama tentang proses demokrasi yang berkualitas, lancar dan damai

“Tentu kami ingin melihat dikampung tercinta, tercipta Pilkada yang baik, berkaca pada wilayah lain bahwa pilkada harus dirawat sehingga Pilkada kita aman, dan para elite politik dapat berdamai untuk mencapai pembangunan yang baik,” kata Haeril.

Menanggapi tudingan kegiatan yang digagas tidak netral, Haeril Amri membantahnya. “Kami berangkat dari keinginan rekonsiliasi pasca Pilkada sehingga kedepan politik santun dan damai dapat diredam, juga nantinya bagaimana pemerintah bisa melek terhadap bonus demografi, serta pendidikan politik bagi kaum millenial,” tuturnya.

Sedang sejumlah agenda yang telah disusun yang dikemas dalam Pilkada Fest telah dijadwalkan pada Oktober nanti. Pilkada Fest dimaksudkan untuk untuk mengurangi Hoax dan ujaran kebencian di Pilkada ini.

Ahmad Zauki, panitia kegiatan menyampaikan, sejumlah item acara seperti Sekolah Demokrasi, Galery Pilkada Mamuju, dan simposium kandidat akan digelar 3 hari penuh, 8-10 Oktober .

“Pilkada Fest akan dikemas secara entertent untuk menarik para pemilih pemula, nantinya berbagai hiburan termasuk live musik, stand up comedi dan pendidikan politik,” Kata Zauki.

Ini dipersiapan sejak Juli 2020, dan telah melakukan komunikasi secara intens untuk menjaga indepensi acara.

“Terkait tudingan, di insponsori salah satu kandidat itu tidak benar, terkait pendanaan kami mencoba bekerja sama dengan Kebangpol Provinsi Sulbar, BNN Sulbar dan di Bawaslu kami telah menandatangi MoU, kami juga telah melakukan komunikasi terhadap semua kandidat,” tegas Zauki.

Ia juga menyanyangkan tudingan yang dialamatkan untuk Pilkada Fest, pasalnya panitia Pilkada Fest telah memberi kesempatan yang sama untuk kandidat.

“Untuk pemateri kita undang Pergudam (perkumpulan sekolah demokrasi ), Wakil ketua DPR RI, Fadel Muhammad masih dikonfirmasi, untuk sekolah demokrasi kita targetkan peserta 70 hinga 80 orang,” kata Zauki.

 

(Sugiarto/Anhar)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat