Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Perkuat Ketahanan Pangan, DTPHP Kutim Dorong Optimalisasi Produktivitas Sawah Eksisting

Katinting.com, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) menegaskan komitmennya memperkuat ketahanan pangan daerah, tidak hanya melalui perluasan lahan sawah baru, tetapi juga peningkatan produktivitas lahan yang sudah ada.

‎Upaya tersebut menjadi langkah strategis di tengah tingginya kebutuhan pangan akibat pertumbuhan penduduk.

‎Kepala DTPHP Kutim, Dyah Ratnaningrum, mengatakan saat ini Kutim memiliki 2.600 hektare lahan persawahan aktif.

‎Meski jumlah tersebut belum mencukupi kebutuhan ideal daerah, pemerintah terus mengoptimalkan lahan yang ada melalui program intensifikasi pertanian.

‎“Dengan jumlah penduduk lebih dari 456 ribu jiwa, idealnya Kutim membutuhkan sekitar 10.000 hektare lahan dengan dua kali panen. Karena itu, selain membuka lahan baru, kami juga memaksimalkan produktivitas lahan eksisting,” jelas Dyah di Sangatta.

‎Menurutnya, salah satu program yang sudah berjalan adalah Gerakan Peningkatan Indeks Pertanaman (IP) 300, yang mendorong petani melakukan pola tanam tiga kali setahun untuk memperbanyak hasil panen.

‎“Tahun ini kami telah memulai IP 300 dan hasilnya sudah terlihat melalui peningkatan frekuensi tanam serta pembukaan puluhan hektare lahan baru,” tambahnya.

‎Dyah menekankan bahwa optimalisasi lahan berjalan beriringan dengan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman–Mahyunadi, yang menargetkan pencetakan 10.000 hektare sawah baru dalam lima tahun.

‎Ia berharap penguatan produktivitas ini tidak hanya mencukupi kebutuhan pangan lokal, tetapi juga mampu membuka peluang Kutim menjadi pemasok beras ke daerah tetangga seperti Bontang dan Samarinda.

‎“Targetnya kita bukan sekadar swasembada, tetapi juga bisa menjadi lumbung pangan hingga tahun 2030,” pungkasnya.(Adv)

Share: