Mamuju, Katinting.com – Salah satu pendukung daya saing meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di suatu daerah, ditopang oleh kemajuan literasi suatu daerah.
Untuk itu pemerintah provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulbar, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Indeks Literasi, Selasa (19/03).
Rakor ini dihadiri langsung oleh Sekertaris Provinsi Muhammad Idris DP, yang mengusung tema Sinergitas Program Untuk Peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat.
Sekprov Sulbar Muhammad Idris DP menekankan, bahwa peningkatan indeks literasi di Sulbar jangan pada level sedang saja.
“Harus pada level maju dan berkembang, seperti pada daerah lain di Sulbar, karena ini menjadi bagian dari peningkatan IPM” tegas Idris DP.
Ia menuturkan jangan pernah berharap terjadi peningkatan IPM di Sulbar, jika kemudian skema meningkatkan IPM melalui peningkatan indeks literasi tidak dilakukan dan di dorong terus menerus.
“Tanpa adanya usaha untuk mendorong atau mensupport peningkatan indeks literasi, maka tentu juga akan menyebabkan lemahnya IPM kita di Sulbar” tutur Idris DP.
Bahkan dengan prihatin, ia mengungkapkan kalau rata rata sekolah di Sulbar level literasinya dalam posisi sedang. Karenanya, dibutuhkan upaya bersama, berupa strategi & pemihakan stakeholder.
“Jadi jangan kita biarkan literasi kita di Sulbar pada level sedang, kita harus bersama sama mendorong ke arah yang lebih maju” ungkap Idris DP.
Ia menyarankan, untuk membangun ekosistem litersi di sekolah yang baik, ada baiknya, melakukan tiga hal yakni, lingkungan, aktor dan dukungan semua pihak baik internal maupun eksternal.
“Mereka harus menjadi subjek yang utuh untuk mendorong literasi, jangan sampai siswanya rajin, gurunya tidak rajin membaca dan itu bisa jadi pengetahuan siswa lebih tinggi dari guru kalau itu tidak di ukur, karenanya orang tua, dinas pendidikan kabupaten dan provinsi mesti memberikan dukungan yang real” tutup Idris DP. (**/Fhatur Anjasmara)






