oleh

Pemkab Mateng Beri Izin Belajar Tatap Muka pada Tiga Sekolah

banner 728x90
Pelaksanaan peninjauan SMP Negeri 6 Topoyo, yang menjadi salah satu sekolah percontohan, pembelajaran tatap muka di masa Pandemi, oleh Bupati Mamuju Tengah, HM Aras Tammauni didampingi oleh Wakil Bupati, H Muh Amin Jasa, dan Sekkab Mamuju Tengah, Askary Anwar, beserta unsur terkait di Satgas Covid-19. (Fhatur Anjasmara)

Mateng, Katinting.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, bersama Satgas Covid-19, mengambil keputusan memberikan izin belajar tatap muka pada tiga sekolah di Mamuju Tengah, setelah melalui rapat dan kajian yang mendalam.

Ketiga sekolah yang mendapatkan kesempatan menggelar belajar tatap muka sekaligus menjadi sampel penegakan protokol kesehatan (Prokes) dalam belajar tatap muka, adalah SD Ngapaboa, SD Inpres Bayor, dan SMP Negeri 6 Topoyo, masing masing di Kecamatan Topoyo.

Dalam kesempatan ini, Ketua Satgas Covid-19 Mamuju Tengah, yang juga Bupati Mamuju Tengah, HM Aras Tammauni, usai melakukan kunjungan pada tiga sekolah yang disiapkan dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka, menyampaikan bahwa pihak Pemkab memberikan izin belajar tatap muka.

“Tapi dengan ketentuan, penyelenggara, mesti menegakan dan menjalankan Prokes dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka,” tegas Aras dalam kunjungannya, didampingi oleh Wakil Bupati Mamuju Tengah, H Muh Amin Jasa, Senin (04/01).

Ia menuturkan dari bincang bincang bersama sejumlah penyelenggara sekolah yang menjadi sampel, dan para siswanya, pemberian isin pembelajaran tatap muka dimasa pandemi ini, dapat dilaksanakan sepanjang semua pihak dalam proses belajar mengajar ini mengacu pada Prokes.

“Bila dikemudian ini, baik guru maupun siswa ada ditemukan gejala mengarah pada kemungkinan yang bersangkutan suspect covid-19, hendaknya sekolah segera melaporkan ke Satgas Covid-19 dan atau kepada Dinas Kesehatan,” tutur Aras.

Terpisah, Sekertaris Kabupaten Mamuju Tengah, Askary Anwar, menjelaskan bahwa proses belajar tatap muka, yang mendapatkan izin dari Satgas Covid-19, akan tetap dibawah pemantauan Satgas Covid-19.

“Jadi semua proses belajar tatap muka yang kami laksanakan di masa Pandemi ini, nanti kami akan evaluasi semua sekolah penyelenggara tatap muka, apa yang kurang akan kami benahi, dan apa yang baik akan kami minta mereka, teruskan, karena intinya disini, bagaimana proses belajar mengajar berlansung di masa Pandemi, tapi mengedepankan Prokesnya,” singkat Askary.

(Fhatur Anjasmara)

Bagikan

Komentar