Katinting.com, Bontang – Kabar gembira bagi warga Bontang. Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) bakal kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Gelaran GPM dijadwalkan berlangsung pada Selasa pagi, 29 Juli 2025, bertempat di halaman parkir Stadion Bessai Berinta (Lang-Lang). Sejumlah komoditas penting seperti beras, minyak, dan bahan pokok lainnya akan tersedia dengan harga miring dibandingkan harga pasar.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPPP, Debora Kristiani, menyebutkan bahwa stok beras menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan ini.
“Kami dapat pasokan dari Bulog sebanyak 5 ton. Beras kualitas medium 5 kilogram kami jual Rp60 ribu. Di pasaran, harga beras medium bisa tembus Rp80 ribuan,” ujarnya kepada media ini, Selasa (22/7/2025) di Balai Pertemuan Umum (BPU) Bontang Selatan.
Tak hanya beras medium, GPM kali ini juga akan menyediakan beras premium dengan harga Rp75 ribu per 5 kilogram. Namun, Debora menekankan bahwa pembelian akan dibatasi maksimal 10 kilogram per orang.
“Kami ingin pembagian merata. Semua warga punya kesempatan menikmati harga murah ini, apalagi di tengah isu beras premium yang dioplos belakangan ini,” jelasnya.
Selain beras, masyarakat juga bisa mendapatkan kebutuhan pokok lainnya dengan harga bersahabat. Meski belum merinci semua jenis komoditas yang akan dijual, Debora memastikan berbagai sembako akan tersedia dalam jumlah cukup.
“Akhir bulan ini kami sengaja jadwalkan GPM, karena biasanya kebutuhan rumah tangga sudah mulai menipis. Jadi ini momen yang pas untuk membantu masyarakat,” lanjutnya.
Gelaran pangan murah ini menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk menekan dampak inflasi serta memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan, terutama bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.
DKP3 pun mengajak warga untuk datang lebih awal agar tidak kehabisan stok.
“Kami terbuka untuk siapa pun yang ingin belanja, silakan datang langsung. Tapi ingat, tetap tertib dan ikuti aturan pembelian ya,” tutup Debora. (Re)






