Muslihat Kamaluddin, Ketua Komisi II DPRD Pasangkayu
banner 728x90

Pasangkayu, Katinting.com – Dalam rangka evaluasi penentuan standar harga dan menggenjot PAD (pendapatan asli daerah), Komisi II DPRD Pasangkayu melakukan rapat kerja dengan OPD terkait.

Dipimpin Herman Yunus, raker ini berlangsung di ruang aspirasi gedung DPRD Pasangkayu, Sulawesi Barat, Kamis, 22 Juli 2021.

Dalam sambutan, Herman Yunus menyatakan bahwa berdasarkan temuan di lapangan, banyak pelaku usaha ATK lesuh dan tak bergairah.

Itu sebabnya disinyalir, pembelian ATK di luar daerah oleh sejumlah OPD. Alasannya, selisih harga yang ditawarkan cukup besar.

Namun itu kata Herman, tidak mesti dilakukan. Belanja barang berupa ATK di Pasangkayu diniliai dapat meningkatkan PAD. Sebab, dapat meningkatkan roda perekonomian di daerah itu sendiri.

Dia juga meminta agar Bapenda Pasangkayu punya kiat demi meningkatkan PAD melalui sektor pajak dan retribusi terkait sumber daya yang ada.

“Sebenarnya daerah ini memiliki sumber daya yang cukup (untuk dikelola). Tapi, kita seperti ayam mati di lumbung padi.┬áKarena banyak sumber yang belum tergali,”┬ásindir Herman.

Anggota DPRD yang dikenal vokal itu juga mengkritik soal perencanaan dan penganggaran. Seakan mengarah kepada TAPD, ia menyebut itu ugalan.

“Kita sampaikan ini meski tidak sopan yang penting benar. Untuk apa sopan kalau tidak benar. Sebaiknya itu ya harus sopan dan benar,” tambah Herman.

Nurlatif, anggota Komisi II juga tak luput menyoal PAD yang dianggap stagnan selama lima tahun terakhir. Masalahnya menuurut dia, yaitu daerah ini ketergantungan terhadap dana transfer.

“Padahal, pemda dan DPRD Pasangkayu sudah membuat begitu banyak regulasi soal peningkatan PAD. Tapi, itu hanya sebatas keinginan. Karena, sampai hari ini, PAD kita stagnan,” kata Nurlatif.

Sejak menjabat sebagai kepala Bapenda Pasangkayu akhir 2019 lalu, Badaruddin memaparkan realisasi target PAD dari tahun pertama hingga tahun ini masih dinamis, kadang stagnan hingga turun atau tidak mencapai target.

Agar rapat ini bisa segera ditindaklanjuti, ketua Komisi II DPRD Pasangkayu, Muslihat Kamaluddin meminta dilakukan pertemuan dengan bupati, sekda dan seluruh OPD terkait.

“Kalau hanya sebatas seperti ini (raker) dan kemudian tidak ditindaklanjuti, akhirnya hilang. Karena, tidak hasil yang didapatkan. Sebaiknya, setelah ini kita agendakan rapat bersama bupati, sekda dan OPD terkait,” pinta Muslihat.

Arham Bustaman

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here