Mamuju, Katinting.com – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) menghadapi Pemilu 2024.
Rakerda yang berlangsung di Kantor PDI Perjuangan Jl. Mustafa Kaco, dipimpin langsung ketua DPD PDI Perjuangan, Agus Ambo Djiwa di dampingi Abd. Halim dan Carles Wiseman, Rabu malam 1 Februari 2023, menghasilkan tujuh poin :
- Setiap Pemilu termasuk Pemilu 2024 adalah momentum untuk memahami komitmen menangis dan tertawa bersama rakyat.
- PDI Perjuangan menginstruksikan agar semua Petugas Partai di eksekutif dan yudikatif serta kader untuk tidak berhenti memperjuangkan kepentingan rakyat.
- Untuk Bakal Calon Legislatif PDI Perjuangan diminta untuk memiliki komitmen kerakyatan serta mematuhi kaidah-kaidah demokrasi sebagai spirit keutamaan PDI Perjuangan.
- Proses seleksi penjaringan dan penyaringan Bakal Calon Legislatif menjadi calon legislatif PDI Perjuangan dilakukan berdasarkan AD/ART PDI Perjuangan dan Peraturan Partai PDI Perjuangan.
- Untuk proses Pilkada, rakerda Partai memutuskan untuk mencalonkan Kader yang dianggap berkapasitas dan berkomitmen memperjuangan kesejahteraan rakyat.
- Agar semua Kader diinstruksikan untuk berkomitmen menjaga nama baik PDI Perjuangan, bagi Kader yg kedapatan menggunakan nama Partai untuk kepentingan pribadi dan melanggar norma akan dikenakan sanksi berat Partai.
- Kepada oknum-oknum yg melakukan “klaim” dukungan PDI Perjuangan, Rapat Kerja Partai meminta untuk menghentikan “klaim” dimaksud. Hal ini harus dipahami bahwa PDI Perjuangan sebagai Partai yg memiliki tanggung jawab kerakyatan mempunyai mekanisme dan persyaratan khusus untuk Calon Kepala Daerah.
Carles selalu Sekertaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Sulbar, menegaskan dari tujuh poin rekomendasi tersebut, dibuat dengan kesadaran penuh dalam semangat kerakyatan dengan harapan mendapat perhatian serius dan respon positif.
(Rls/Anhar)






