oleh

Manakarra Fair 2022, Menparekraf : Momentum untuk Bangkit

banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Manakarra Fair 2022 resmi dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno di Anjungan Pantai Manakarra Mamuju, Kamis (14/6) malam.

Menparekraf memberikan apresiasi dengan terlaksananya Manakarra Fair 2022 ini dan telah masuk dalam 100 besar kharisma Event Nusantara 2022.

“Ini adalah momen kebangkitan. Memang pandemi ini berat sekali terutama masalah ekonomi apalagi ditambah gempa bumi dan Alhamdulillah kita hari ini mulai melihat semangat tatanan ekonomi baru mulai kita ciptakan,” kata Menparekraf saat membawakan sambutannya di pembukaan Manakarra Fair.

Menparekraf hadir di pembukaan Manakarra Fair dengan menggunakan pakaian tenun Sekomandi yang berasal dari Kalumpang yang diyakini salah satu tenunan tertua di dunia.

Menteri Sandiaga meyakini dengan motif dan sejarah yang dimiliki tenun Sekomandi itu, bisa diterima di seluruh penjuru dunia.

“Saya pakai baju (tenun) Sekomandi ini, saya yakin baju ini juga bisa ditampilkan di new York, di Paris dan seluruh wilayah dunia,” ujarnya.

Berbagai event pariwisata dan ekonomi kreatif di Manakarra Fair 2022. Mulai dari pameran Ekraf, UMKM hingga city tour eksplor karampuang dan beberapa event lainnya. Sandiaga Uno berharap Manakarra Fair 2022 akan menjadi momentum untuk bangkit.

“Urat nadi Sulbar selama ini adalah pertanian dan perikanan. Tapi sekarang kita tambah Pariwisata dan ekonomi kreatif. Mulai dari wisata sejarah, budaya, bahari dan wisata photography,” ungkap Sandiaga Uno.

Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi mengaku senang dengan hadirnya Menparekraf di Manakarra Fair 2022 ini. Katanya kehadiran Menparekraf berpindah membawa angib segar untuk pariwisata Mamuju.

“Hari ini Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendorong pengembangan pariwisata sekaligus ekonomi kreatif di kabupaten Mamuju dalah satunya memberikan support pada even Manakarra Fair ini”, sebut Sutinah.

” Kita berharap Kehadiran Ment membuka potensi wisata agar dapat menjadi destinasi menarik terhadap semua orang. Mobilitas wisatawan yang akan berkunjung ke ibukota provinsi Sulbar ini,” tutup Sutinah.

(Zulkifli)

Bagikan

Komentar