
Pasangkayu, Katinting.com – Melalui akun medsos Bappeda Pasangkayu, Sulawesi Barat, TAPD Pasangkayu memberikan klarifikasi, 6 Oktober 2020, soal ketidakhadiran ketua TAPD Pasangkayu, Firman saat rapat fasilitasi oleh pemprov Sulawesi Barat di Mamuju belum lama ini.
Rapat tersebut terkait dengan penyusunan KUA-PPAS dan RAPBD tahun 2021. Ketidakhadiran ketua TAPD disebutkan karena mendampingi bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa pada upacara pemakaman jenazah camat Pedongga, Amos Paretta.
Lagi pula, kebetulan ia juga sedang kurang fit (sehat). Beda yang disampaikan Nasruddin (Banggar) sebelumnya bahwa ketua TAPD Pasangkayu itu lebih mementingkan hadir di pesta.
Dalam postingan tersebut, Bappeda Pasangkayu juga melampirkan foto-foto saat upacara pemakaman jenazah camat Pedongga. Terlihat Firman hadir bersama bupati Pasangkayu.
Namun, pernyataan TAPD melalui akun BAPPEDA, sepertinya kontras dengan pernyataan Nasruddin.
Pasalnya, dalam sebuah postingan akun M Rushan Pns Wirausaha menkonfirmasikan kehadiran Firman di suatu pesta pada hari bersamaan rapat di Mamuju.

Ketidakhadiran Firman selaku ketua TAPD, juga disesalkan oleh ketua DPRD Pasangkayu, Alwiaty.
Karena, kata dia, cukup bupati saja yang hadir pada upacara pemakaman tersebut, sebab rapat yang dimaksud juga sangat penting demi rakyat.
Arham Bustaman






