Pasangkayu, Katinting.com – Adalah Hasniani, seorang janda berusia lanjut bertahan hidup dari bantuan keluarga. Selama ini, ia menempati rumah tak layak huni.
Berkat Kodim Pasangkayu, nenek yang berusia 80 tahun itu dapat lega. Sebab, rumahnya mendapat bantuan rehab program RTLH.
Berdasarkan kisah Hasniani, ia dan suaminya Lacao (alm) menginjakkan kaki di Bumi Vovasanggayu pada tahun 1963.
Ke Pasangkayu, mereka ingin merubah nasib agar lebih baik. Tapi sayang, suaminya seorang veteran mengalami sakit-sakitan dan meninggal dunia tahun 1980.
Tinggallah ia sendiri hingga saat ini, karena tidak memiliki anak. Ia kini mulai sakit-sakitan hanya berharap bantuan dan belas kasih dari cucu (anak dari ponakan) dan keluarga.
Meski rumah yang ia tempati di Tanjung Babia, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat telah dipugar, tapi dia masih butuh bantuan untuk hidup.

Sebelum dapat bantuan, rumahnya dulu sangat tak layak huni. Hanya berdinding papan dan beberapa bagian yang terbuat dari kayu sudah mulai rapuh.
Pada November lalu, Ketua Persit Kodim Pasangkayu, Irnawati Rachmat Yunus membagikan sembako kepada Hasniani saat kegiatan jumat berkah.
Terlihat pancaran senyum di wajahnya saat menerima bantuan. Ia memyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kodim Pasangkayu atas segala bantuan yang diberikan.
Sebenarnya, karena ia istri seorang pejuang (veteran) setiap 17 Agustus, ia menerima bantuan dari Dinas Sosial berupa uang Rp1 juta sejak 2020 hingga sekarang.
Namun, untuk membiayai kehidupan sehari-hari, itu tidaklah cukup. Lebih lagi kondisi fisiknya mulai melemah.
AM/AB






