Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin, saat berbincang dengan penjual ayam potong. (dok Ist)
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional di Mamuju, dalam kondisi terkendali, sehingga control terhadap kendali laju inflasi di Mamuju, cukup terjaga saat ini.

Itu menjadi kesimpulan Pj Gubernur Sulawesi Barat Bahtiar Baharuddin, pasca kunjungannya di Pasar Tradisional Mamuju, pada Jumat, (31/05).

Ia sengaja dengan didampingi kepala OPD terkaitnya dan Forkopimda Sulbar, mantan Pj Gubernur Sulawesi Selatan, mendatangi pasar tradisional di Mamuju, untuk memantau langsung pergerakan harga kebutuhan pokok.

Akan tetapi, seluruh harga kebutuhan pokok masih terkendali, dan relative ada yang mengalami penurunan, karena pasokan juga terjaga.

“Jadi saya tadi control, dan semua terjaga, mulai cabe rawit hingga bawang merah, dan telur, serta ikan sampai ayam, menjadi kebutuhan pokok saat ini terkendali di pasar tradisional Mamuju” ungkap Bahtiar.

Ia juga menyampaikan dari hasil kunjungannya, melihat beberapa potensi yang dapat dikembangkan, dan akan di dorongnya, dalam memenuhi pasokan kebutuhan masyarakat Sulbar ke depan.

“Disini memang banyak produksi-produiksi yang mungkin bisa kita dorong. Misalnya buah nanas yang memiliki antioksidan tinggi, hingga jenis pisang” ujar Bahtiar.

Katanya, kunjungannya ke sejumlah pasar di Sulbar tentu sebagai upaya melihat dan mengetahui langsung pergerakan harga dan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok masyarakat.

“Tentu ini, adalah bagian upaya menekan dan mengedalikan inflasi di wilayah Sulbar” kata Bahtiar.

Sementara atas kunjungan Pj Gubernur Sulbar tersebut, Pedagang di pasar tradisional Mamuju, menyampaikan kalua kunjungan pejabat setingkat Gubernur, harus sering sering dilakukan.

“Tentu ini bisa menjadi tempat Gubernur mendapatkan masukan, dalam rangka membuat perencanaan yang matang dalam pengelolaan pasar, karena Gubernur melihat langsung kondisinya” beber Salma, salah seorang pedagang rempah.

Ia menyampaikan, bahwa bagi pedagang di pasar, pemerintah mesti memperhatikan kebutuhan sarana prasarana pasar, dengan demikian pedagang akan merasa diperhatikan.

“Karena kalua sarana prasarana baik, tentu juga memicu pembeli mendatangi pasar” pungkas Salma. (**/Fhatur Anjasmara)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here