
Mateng, Katinting.com – Orangtua almarhum Demas Laira (28) jurnalis Sulawesion.com belum bisa diwawancari terkait kematian anaknya pada Kamis (20/8) sekira pukul 02.05 WITA.
Demas Liarra ditemukan tewas dengan beberapa luka tusukan di tubuhnya. Menurut keterangan Polsek Karosaa, jenazah pertama kali ditemukan oleh salah seorang supir tujuan Makassar yang melintas dengan posisi terlentang di Dusun Salibijau Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Mamuju Tengah.
Saat itu polisi menduga karena kecelakaan. Namun setelah dilakukan pemeriksaan terhadap korban ditemukan beberapa luka di badan korban diduga kuat luka tusuk dengan menggunakan senjata tajam pada bagian dada, ketiak, tangan korban sebanyak delapan tusukan di tubuh korban.
Polisi menyimpulkan korban meninggal akibat dianiaya dengan cara ditusuk benda tajam.
Kematian jurnalis Demas Laira (28) warga Dusun Marga Mulya, Desa Bambadaru, Kecamatan Tobadak, Mamuju Tengah (Mateng) meninggalkan duka bagi kerabat dan sanak famili. Saat ini jenazah Demas disemayamkan di kediamannya.
Keponakan almarhum Demas Laira, Yosgi Wirantono mengaku sangat merasa terpukul atas kejadian ini. Pihak keluarga tak pernah membayangkan hal tersebut menimpa Demas.
“Kami rumpun keluarga sangat mendukung penuh para pihak penegak hukum dalam hal ini pihak kepolisian untuk benar-benar serius dalam mengusut kasus ini. Kami juga keluarga sangat mendukung penuh kinerja dari teman-teman media dalam masalah ini,“ ujar Yosgi.
Olehnya itu, Yosgi berharapa berharap pihak kepolisian secepatnya menangkap dan mengungkap identitas pelaku. (Rls/Zul)

