
Mamuju Tengah, Katinting.com – Tingginya curah hujan yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), mengkibatkan bencana alam tanah longsor dan banjir di Desa Sejati Kecamatan Tobadak, pada Rabu (13/2).
Akibat dari bencana tanah longsor tersebut, dua rumah warga tertimpa material tanah.
Pada Sabtu (16/2), Kepala Dinas Sosial (Dinsos) mendampingi Bupati Mateng, H. Aras Tammauni menijau lokasi longsor tersebut.
Kadis Sosial Mateng, Hj. Asmira Djamal mengatakan, tingginya curah hujan yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Mateng memicu terjadinya bencana alam banjir dan tanah longsor.
Ia juga mengaku jajaran Dinsos Mateng telah menyiagakan timnya, untuk turun ke lapangan membantu masyarakat dan bergabung bersama tim penanganan pasca bencana di lapangan.
“Tim kami siap diterjunkan kapan saja dan selalu siaga untuk melakukan penanganan ketika terjadi bencana,” ungkap Asmira.
Selain itu dalam kunjungannya tersebut, Kadis Sosial mateng juga menyerahkan bentuan kepada korban bencana tanah longsor berupa berupa kids ware, selimut, daster, family kit, food ware, tenda gulung, teko, baju dan celana training, pakaian anak, tempat nasi, wajan, sodet, centong nasi, perlengkapan makanan, seragam SD, beras dan air mineral.
(Advertorial)






