banner 728x90

Ini Penjelasan Gugus Tugas Sulbar Terkait Warga Mamuju yang Positif Covid-19

banner 728x90

Juru bicara gugus tugas pencegahan dan penangan covid-19 Sulbar, Safaruddin Sanusi DM. (Dok. Humas Pemprov Sulbar)

Mamuju, Katinting.com – Tim gugus tugas pencegahan dan penangan covid-19 Sulawesi Barat memberikan keterangan terkait penelusuran pasien 02 Sulbar yang saat ini tengah menjalani karantina mandiri di Makassar.

Juru bicara gugus tugas pencegahan dan penangan covid-19 Sulbar, Safaruddin Sanusi DM, menuturkan, pada saat pasien 02 diumumkan positif, pada (5/4) lalu, Tim Surveilans Sulbar melakukan penelusuran informasi kasus tersebut ke Surveilans Dinkes Sulsel.

Selain itu, Surveilans Sulbar juga berkoordinasi dengan Dokter yang menangani pasien 02 di RS Pelamonia sampai dengan pukul 23.00 WITA.

Senin 6/4) kemarin, Dinkes Sulbar melalui Tim surveilans melakukan koordinasi melalui Surat dan komunikasi telepon ke BBLK Makassar selaku Laborotorium pemeriksa sampel swab pasien 02 tersebut untuk mengkonfirmasi Hasil laboratirium PCR.

Pada Pukul 13.08 Wita, mereka menerima Surat Resmi dari BBLK Makassar Nomor; SR.05.02/XL.I|I.2/651/2020 yang menyatakan Pasien tersebut Benar Positif Covid-19.

Hari ini, Selasa (7/4) Tim gugus tugas pencegahan dan penanganan Covid-19 Sulbar melakukan tracking terhadap keluarga pasien 02 di Mamuju.

Dari tracking tersebut, mereka memperoleh informasi sebagai pasien 02 tersebut sementara isolasi mandiri di Makassar di bawah pengawasan ketat Satgas covid-19 kota Makassar.

“Pasien 02 ini meninggalkan kota Mamuju pada tanggal 15 Maret menuju Makassar, 25 Maret pasien 02 merasakan demam. Dan pada tanggal 27 Maret dirawat di RS Pelamonia kemudian dilakukan pengambilan Swab dan hasilnya Positif,” kata juru bicara tim gugus tugas pencegahan Covid-19 Sulbar, Safaruddin Sanusi DM melalui video conference (Vicon) dalam keterangannya, Selasa (6/4) malam.

Dia juga mengaskan, pasien 02 tidak pernah kontak dengan seseorang sampai meninggalkan kota Mamuju pada tanggal 15 Maret sampai sekarang. “Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa pasien 02 bukan transmisi lokal di Mamuju,” sebutnya.

Jubir yang juga Kadis Kominfo Sulbar ini menyampaikan, setelah mendapatkan klarifikasi dari pihak keluarga pasien 02 tersebut tidak kabur dari RS. Pelamonia.

“Mohon maaf ini kita harus luruskan, ternyata tidak melarikan diri tapi diminta untuk di isolasi mandiri karena dianggap sehat dan semakin membaik,” ungkapnya.

Dia menambahkan, pasien 02 berusia sekira 25 tahun tersebut saat ini ditangani oleh gugus tugas covid-19 Makassar.

“Isolasi mandirinya itu ditangani oleh salah satu rumah sakit, menurut pernyataan Kadis Kesehatan dan pihak keluarga yang kita hubungi,” imbuhnya.

Safaruddin menuturkan, pasien yang tengah menjalani isolasi mandiri di Makassar ini tidak disebutkan alamatnya. Sebab di Makassar saat ini juga dalam kondisi yang memprihatinkan.

“Jangan samapai ketika diketahui ada pergerakan massa. Tapi sudah ditangani oleh tim gugus Makassar dan itu diperbolehkan,” tutupnya.

(Zulkifli)

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Satu Respon
  1. Mamz2 bulan ago

    Ohh sy kira sudah balik keMamuju…

Tinggalkan pesan "Ini Penjelasan Gugus Tugas Sulbar Terkait Warga Mamuju yang Positif Covid-19"