Mamuju, Katinting.com – Suasana penuh syukur dan keakraban menyelimuti Aula Kantor Rumah Sakit Mitra Manakarra pada Kamis, 9 Juli 2026. Di tempat itulah, Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menghadiri acara syukuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 rumah sakit yang terletak di Jalan Pongtiku, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju.
Acara yang digelar secara sederhana namun khidmat ini dihadiri oleh jajaran manajemen, para dokter, serta seluruh karyawan Rumah Sakit Mitra Manakarra. Mereka berkumpul sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang rumah sakit selama 14 tahun mengabdikan diri dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat Sulawesi Barat.
Dalam sambutannya, Suhardi Duka yang juga menjabat sebagai Komisaris RS Mitra Manakarra, menyampaikan ucapan selamat atas bertambahnya usia rumah sakit tersebut. Ia berharap ke depan RS Mitra Manakarra terus berkembang dan semakin meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Selamat ulang tahun ke-14 untuk RS Mitra Manakarra. Semoga ke depan semakin baik lagi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Suhardi Duka dengan penuh harap.
Namun ada satu hal yang membuat sambutan Gubernur kali ini terasa istimewa. Ia secara khusus menyampaikan apresiasi mendalam kepada para karyawan yang telah mengabdikan diri sejak awal berdirinya rumah sakit. Menurutnya, loyalitas dan dedikasi para pegawai menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan RS Mitra Manakarra hingga saat ini.
“Saya ucapkan terima kasih kepada karyawan yang setia selama 14 tahun bersama Rumah Sakit Mitra Manakarra. Kesetiaan itu menjadi modal besar bagi kemajuan rumah sakit ini. Ada karyawan yang setia saya lihat. Yang mulai dari mudanya sampai tua mengabdi di sini,” katanya dengan nada haru.
Lebih dari sekadar ucapan terima kasih, Suhardi Duka memberikan dorongan nyata kepada manajemen rumah sakit. Ia meminta agar kesejahteraan karyawan ditingkatkan apabila kondisi keuangan rumah sakit memungkinkan.
“Kalau memang ada kemampuan rumah sakit, naikkan gaji karyawannya. Kalau ada lebih, silakan naikkan gaji. Saya kira karyawan-karyawan yang setia di Rumah Sakit Mitra sudah mendapatkan jaminan layanan kesehatan, dan itu harus terus dipertahankan,” tegasnya.
Tak berhenti di situ, Gubernur Sulbar yang akrab disapa SDK ini juga mengungkapkan rencana pengembangan besar-besaran. Ia membeberkan wacana pembangunan satu gedung khusus yang akan difokuskan sebagai layanan unggulan. Gedung tersebut nantinya akan dilengkapi dengan peralatan medis modern agar mampu bersaing dengan rumah sakit-rumah sakit lainnya di kawasan Indonesia Timur.
“Ke depan kita akan merencanakan satu gedung khusus sebagai layanan unggulan. Kita lengkapi dengan peralatan terbaik sehingga mampu bersaing dengan rumah sakit lain. Tinggal dirumuskan layanan apa yang paling tepat, apakah layanan bedah, kanker, atau layanan spesialis lainnya yang memang dibutuhkan masyarakat,” jelasnya.
Rencana ini menjadi angin segar bagi masyarakat Sulawesi Barat yang selama ini sering kali harus merujuk pasien ke luar daerah untuk mendapatkan perawatan spesialis. Dengan adanya gedung layanan unggulan yang dilengkapi teknologi mutakhir, diharapkan RS Mitra Manakarra mampu menjadi rumah sakit rujukan yang handal di kawasan Sulbar.
Suasana syukuran pun berlangsung hangat, diwarnai dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama. Seluruh karyawan tampak antusias mendengar berbagai harapan dan rencana yang disampaikan oleh Gubernur sekaligus Komisaris mereka. (*)






