Mamuju, Katinting.com – Setelah mengunjungi RSUD Mamuju pada Rabu (16/11/22) kemarin, Anggota panitia khusus (pansus) DPRD Mamuju menyampaikan hasil temuannya.
Itu disampaikan salah oleh salah satu anggota pansus DPRD Mamuju, Marvie Parasan saat ditemui media ini, di gedung DPRD Mamuju, Kamis (17/11/22).
Kata Marvei Parsan, setelah pihaknya melakukan kunjungan ke RSUD Mamuju, mereka mendapati banyak bangunan yang dikerjakan oleh PT Wika tidak dapat digunakan.
“Pengawasnya dapat informasi dari balai, itu banyak sekali ruangan yang tidak bisa digunakan. Paling banyak itu didalam kamar mandi, tempat pembuangan airnya itu tersumbat, kalau tidak salah ada sekitar 4 atau 6 ruangan,” kata Marvie parasan.
Olehnya itu dia menyampaikan, dalam waktu dekat ini Pansus yang dibentuk baru-baru ini bakal memanggil pihak balai untuk duduk bersama memcari solusi untuk permasalahan yang ada di RSUD Mamuju.
“Disitu itu, kita minta agar supaya dari pihak balai cepat meminta Wika untuk secepatnya memperbaiki itu,” sebutnya.
Selain itu kata Marvie, lift di RSUD Mamuju juga tidak berfungsi. Dia menuturkan tidak bersfungsinya lift disana juga menjadi penghambat pelayanan RSUD.
“Itu membuat permasalah-permasalahan yang dihadapi pihak rumah sakit melakukan kegiatan itu juga terkendala disitu,” ungkapnya.
Sekedar diketahui, DPRD Kabupaten Mamuju bentuk panitia khusus (pansus) untuk mengecek standar operasional pelayanan (SOP) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamuju.
Pansus yang beranggotakan 11 anggota DPRD Mamuju tersebut, dibentuk usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama RSUD Mamuju, Selasa (15/11/22).
(Advetorial)






