
Mamuju, Katinting.com – Wakil ketua Dewan perwakilan Rakyat Daerah Mamuju Sugianto mengeluhkan sejumlah ruas jalan dalam kota Mamuju ditinggalkan oleh petugas penyapu jalan dari dinas kebersihan.
“Saya liat saat ini sejumlah ruas jalan sudah ditinggalkan penyapunya seperti di jalan Pababari, jalan Andi Depu, itu karena saya dengar petugasnya ditarik ke pembersihan jalan poros kota. Maunya itu di kembalikan karena membuat kembali jalan-jalan itu kotor,” Kata Sugianto, saat memimpin rapat di DPRD Mamuju lantai dua, Jumat (9/12).
Sugianto menegaskan bahwa pembersihan untuk jalan proros seharusnya dikondisikan sehingga jalan yang telah ada pembersihan tetap bersih.
“Ini sama saja memindahkan jalan yang bersih, dari dulunya kotor dipindahkan. Mau saya itu dikembalikan saja,” tegasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Tata Ruang dan Kebersihan Kabupaten Mamuju Hamdan Malik mengakui bawah personil penyapu jalan dibeberapa ruas jalan dalam kota Mamuju difokuskan untuk memberikan jalan utama dalam kota Mamuju.
“Saya memang fokuskan untuk menyapu jalan poros, karena itu panjang. Ini juga terjadi karena kami kekurangan personil penyapu jalan,” ucapnya di tempat yang sama.
Lanjut Hamdan, jika permintaan Dewan agar penyapu jalan tersebut dikembalikan untuk memberikan sejumlah ruas jalan dalam kota Mamuju pihaknya akan melakukan hal tersebut.
“Saya meminta pak tambahan anggota penyapu jalan , dan saya mau semuanya perempuan, karena kita tau sendiri jalan dalam kota Mamuju banyak dan panjang,” tegasnya.
Hamdan menegaskan terkait kebersihan kota hal tersebut bisa terwujud saat semua masyarakat mempuyai kesadaran sendiri. (Srf)






