Kondisi terkini banjir Pangalloang, akibat luapan air sungai Budong budong, Senin 24 Oktober 2022. (Dok Fhatur Anjasmara)
banner 728x90

 

Mamuju Tengah, Katinting.com – Baru saja 3 x 24 jam leganya terasa usai air surut, kini kembali Desa Pangalloang, dikunjungi air sungai Budong budong, bahkan debitnya lebih tinggi dari yang baru saja surut beberapa hari lalu.

Sebab pada Senin (24/10) kembali terjadi peningkatan debit air yang lebih tinggi, di mana di sisi jalan trans sulawesi bagian selatan Mamuju Tengah, bibir air sudah menyentuh daerah milik jalan, sehingga dengan ketinggian seperti ini, tentu debit air yang masuk ke Desa Pangalloang jauh lebih tinggi hingga sebelumnya.

Saat dihubungi laman ini, Senin pukul 14.13, Kepala Desa Pangalloang Herman, mengemukakan kalau air masih terus bergerak naik, saat ini ketinggiannya sudah lebih dalam dari sebelumnya, di beberapa dusun terlihat sudah mencapai 70 centimeter dari permukaan tanah.

“Ia airnya makin naik, dan makin deras dari sebelumnya, di jalan penghubung desa, kendaraan roda dua sudah tidak bisa melintas, ya perkiraan 60 sampai 70 centimeter” ungkap Herman.

Ia menuturkan bahwa dengan kondisi tersebut, segera menginformasikan ke warganya, untuk persiapan evakuasi, guna menghindari hal hal yang tidak diinginkan, dan rencana evakuasi adalah ke Balai Desa Pangalloang.

“Saat ini kami sudah himbau warga, untuk mulai waspada, dan berencana dilakukan evakuasi ke Balai Desa, guna memastikan mereka, aman dari banjir luapan sungai Budong budong” tutur Herman.

Laman ini mencoba menghubungi Kepala BPBD Mamuju Tengah Bahtiar, menyampaikan kalau pihaknya segera menggerakan relawan TRC ke lokasi, guna memastikan warga di sana terbantu dalam proses evakuasi.

“Ia ini kami sudah dalam persiapan menuju ke lokasi, untuk membantu warga melakukan evakuasi, ke tempat aman” singkat Bahtiar.

(Fhatur Anjasmara)

Bagikan
Deskripsi gambar...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here