Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Gubernur Sulbar Lantik 10 Pejabat Eselon II, Dua Jabatan Masih Menunggu Kelengkapan Administrasi

Mamuju, Katinting.com – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), secara resmi melantik dan mengambil sumpah 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Pelantikan berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Sulbar, Jumat (19/12).

Gubernur Suhardi Duka menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan telah melalui mekanisme seleksi terbuka (open bidding) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Setelah proses panitia seleksi, kemudian tiga besar diserahkan ke Gubernur. Kita lakukan wawancara secara terbuka, dianalisis, dan inilah hasil akhirnya,” ujar Suhardi Duka dalam sambutannya.

Dari total 12 jabatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dibuka dalam seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, baru 10 pejabat yang dilantik pada kesempatan tersebut. Sementara dua jabatan lainnya belum dilantik.

Menurut Gubernur, penundaan pelantikan dua jabatan tersebut bukan karena persoalan substantif, melainkan masih menunggu kelengkapan administrasi.

“Ada dua yang belum saya lantik. Keputusannya sudah ada, orangnya juga sudah ada. Hanya saja kami masih membutuhkan dukungan beberapa administrasi dan penelusuran data. Kalau semua sudah lengkap, insyaallah minggu depan bisa kita lantik,” jelas Suhardi Duka.

Dalam pelantikan ini, sejumlah wajah baru dipercaya mengisi jabatan strategis di lingkup Pemprov Sulbar. Salah satunya Muhammad Nehru Sagena, yang dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat.

Gubernur Suhardi Duka berharap jajaran pejabat yang baru dilantik dapat langsung bekerja dan fokus menyelesaikan persoalan mendasar di sektor masing-masing, khususnya bidang pendidikan.

“Kita ingin Dinas Pendidikan fokus menyelesaikan persoalan anak-anak yang tidak sekolah, peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan kualitas guru, serta penguatan pendidikan karakter di sekolah,” pungkas Suhardi Duka. (*)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat