oleh

Gaji ASN PPPK Guru, Dibawah Tanggungjawab Pemkab Mamuju Tengah, Belum Terbayarkan

banner 728x90

 

Mateng, Katinting.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) PPPK Guru di bawah tanggungjawab Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mamuju Tengah tahap pertama, sudah akan memasuki bulan ketiga masa pengabdian sebagai ASN, gaji mereka hingga hari ini belum terbayarkan.

Kepada laman ini, salah seorang ASN PPPK Guru, dari salah satu SD di wilayah Mamuju Tengah, yang telah diangkat sebagai ASN PPPK Guru tahap satu, menyampaikan bahwa meski dirinya telah berstatus ASN, namun gajinya belum terbayarkan, hingga saat ini, dan sudah memasuki tiga bulan sejak diangkatnya.

“Sudah tiga bulan berdasarkan SK, kami diangkat sebagai ASN PPPK Guru, tapi sampai saat ini jangankan Gaji kami, kekurangan pun juga belum belum di bayarkan, makanya kami ini justru bingung, karena tidak ada penjelasan” ungkap sang guru, yang namanya minta tak di ungkapkan.

Katanya, saat begitu resmi diangkat dan dilantik, Ia dan rekan rekannya, sangat bahagia, karena nasib mereka melalui ASN PPPK Guru ini, tentu mengalami perubahan, termasuk kemudian dengan kesejahteraan hidup mereka, pasti terpenuhi, sebagai hak yang mesti mereka terima.

“Akan tetapi kebahagian itu justru semakin hari, semakin berbuah kekecewaan, karena gaji yang mesti kami sudah nikmati dalam beberapa bulan terakhir, sampai saat ini, belum juga terbayarkan kepada kami” keluh sumber laman ini.

Saat dihubungi, Sekertaris Disdikbud Mamuju Tengah Marhuding, pada Rabu (15/06)menyampaikan bahwa persoalan Gaji ASN PPPK Guru memang terlambat sebab masih di proses dikeuangan.

“Jadi info dari keuangan, pekan kemarin sudah rampung, hanya saja, tiba tiba ada dua item anggaran yang menjadi hak ASN PPPK Guru yakni jaminan kematian dan jaminan kecelakaan kerja, sebelumnya tidak ada di mata anggaran, itu saat ini sedang dicarikan anggaran oleh Badan Keuangan, kalau itu sudah rampung maka gaji ASN PPPK Guru akan segera di cairkan” jelas Marhuding.

Sementara itu, Sekertaris Kabupaten Mamuju Tengah Askary Anwar, yang dihubungi laman ini, juga menyampaikan bahwa prosesnya masih berjalan.

“Saya sudah hubungi Keuangan, Insya Allah besok (baca Kamis), sudah mulai di proses” singkat Askary.

(Fhatur Anjasmara)

Bagikan
banner 728x90

Komentar