
Mamasa, Katinting.com – Sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Mamasa sempat ditutup akibat pendemi covid-19. Beberapa waktu lalu sudah dibuka kembali.
Semenjak dibukanya kembali sejumlah destinasi wisata yang ada di Bumi Kondosapa’ itu, banyak wisatawan dari luar daerah, mulai berkunjung ke Mamasa untuk liburan.
Melihat antusiasme wisatawan yang mulai ramai berdatangan, Duta Pariwisata Kabupaten Mamasa, Anti Teresya imbau wisatawan yang berkunjung ke Bumi Kondosapata untuk mematuhi protokol kesehatan tersebut dan menerapkan prinsip 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.
Dara kelahiran Kayumea, Sumarorong, 07 September 1997 itu menuturkan, salah satu yang bisa dilakukan untuk berbuat baik antarsesama saat ini adalah dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yang sudah ditentukan.
Kandi Sulbar tahun 2018 ini juga berpesan kepada wisatawan yang hendak berlibur ke Mamasa, untuk betul-betul memastikan dirinya bebas dari virus corona seperti melakukan rapid tes ataupun swab.
“Silahkan nikmati sejumlah wisata yang ada, tapi mari kita saling menjaga agar terhindar dari pandemi ini dengan mematuhi protokol medis yang ada. karena itu adalah salah satu cara terbaik yang bisa kita lakukan untuk berbuat baik kepada orang lain saat ini,” ungkap Anti Teresya kepada katinting.com, Selasa (20/10)
Gadis berusia 23 tahun itu juga berpesan kepada pengelolah objek wisata yang ada untuk menyediakan tempat cuci tangan, alat pengukur suhu tubu, dan menegur yang tidak mematuhi protokol kesehatan. “Jadi kalau bisa itu juga harus dilakukan pengelolah wisata. Intinya kita semua harus mengambil peran agar daerah kita ini terbebas dari covid-19,” pungkasnya.
Dari data Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar, Kabupaten Mamasa juga kini masuk dalam zona merah virus corona. Jumlah komilatif pasien yang terpapar sebanyak 51 orang. 28 orang sudah dinyatakan sembuh dan 23 orang masih menjalani perawatan.
(*/Anhar)






