Mirwan, Saat Membacakan Pandangan Umum Fraksi Nurani Membangun
banner 728x90

Pasangkayu, Katinting.com – Sejumlah fraksi memberikan kritikan tajam soal lima ranperda yang diajukan pemda sehari sebelumnya.

Hanya dua ranperda yang dianggap prioritas untuk ditindaklanjuti oleh mayoritas fraksi saat paripurna pandangan umum fraksi soal ranperda tersebut, di gedung DPRD Pasangkayu, Sulawesi Barat, Rabu, 31 Maret 2021.

Semisal fraksi PDI Perjuangan. Nurlatif yang menyampaikan pandangan fraksi, menyebutkan bahwa ranperda mengenai penyusunan kebijakan RTRW memiliki catatan tersendiri.

“Kalau memang ranperda ini adalah perubahan atas ranperda sebelumnya, maka kita membutuhkan kajian strategis yang sesuai dengan realitas yang menjadi alasan kuat terhadap perubahan ranperda ini,” kritik Latif.

Ia menambahkan, mungkin karena keterbatasan pemahaman, sehingga pihaknya mendapatkan dalam KLHS (kajian lingkungan hidup strategis), dan naskah akademik hanyalah teori-teori yang begitu teoritis.

Sehingga, fraksi PDI Perjuangan tidak menemukan alasan soal pentingnya perubahan dari sebuah ranperda terkait RTRW.

Setelah mengkaji keenam ranperda, fraksi Nasdem menerima dua ranperda untuk dibahas lebih lanjut. Yakni, ranperda RTRW dan pengembangan pesantren. Dan itu sudah melalui hasil telaah dan identifikasi masalah.

Menurut pandangan fraksi Nasdem melalui Jurana, ranperda tentang pengembangan pesantren, selain berfungsi sebagai wadah pendidikan dan dakwah, pesantren juga berfungsi sebagai pemberdayaan masyarakat.

Sama halnya fraksi Nasdem, fraksi Terdepan (Demokrat dan PAN) juga hanya menyetujui dua ranperda yang sama, yaitu ranperda RTRW dan pengembangan pesantren.

Menurutnya, ranperda pengembangan pesantren sebagai momentum penyelenggaraan fungsi pendidikan dan dakwah demi perbaikan moral generasi masa depan.

Lebih lagi, di era globalisasi dan perkembangan teknologi yang kian pesat, dapat disimpulkan bahwa telah terjadi degradasi moral pada generasi saat ini.

Lalu, Nurani Membangun (Hanura dan PPP) fraksi terbesar di DPRD Pasangkayu juga hanya menyetujui dua ranperda untuk pembahasan pebih lanjut.

Khusus ranperda RTRW  fraksi Nurani Membangun yang disampaikam Mirwan  peninjauan kembali merupakan upaya untuk melihat kesesuaian antara rencana tata ruang dan kebutuhan pembangunan yang memperhatikan perkembangan lingkungan strategis dan dinamika internal serta pelaksanaan pemanfaatan ruang.

Advertorial – Arham Bustaman

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here