Pasangkayu, Katinting.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasangkayu menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mengkaji potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perikanan. Rapat berlangsung di Ruang Aspirasi DPRD, Selasa (3/2).
BACA JUGA: Anggota DPRD Arham Bustaman Fasilitasi Bantuan CSR untuk TK di Bambalamotu
Dipimpin Wakil Ketua DPRD Putu Purjaya, RDP dihadiri sejumlah anggota dewan dari berbagai komisi serta perwakilan eksekutif, termasuk Asisten I Setda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Badan Pendapatan Daerah, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
Ketua Komisi I DPRD Pasangkayu, Muslihat Kamaluddin, melaporkan hasil monitoring lapangan terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). “Dari 15 dapur, yang memiliki Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS) awalnya hanya satu. Per 3 Februari 2026, jumlahnya telah meningkat menjadi enam dapur,” jelas Muslihat.
Meski ada peningkatan, ia mengakui masih terdapat kendala, terutama dalam penyediaan bahan baku seperti daging dan ikan segar. Pengelola dapur dinilai belum maksimal memanfaatkan produk UMKM lokal karena pertimbangan pemenuhan Standar Operasional Prosedur (SOP).
RDP ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi perbaikan untuk efektivitas Program MBG dan strategi optimalisasi kontribusi sektor perikanan terhadap PAD Kabupaten Pasangkayu. (Udi)






