Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

DPRD Kabupaten Mamasa Ingkar Janji, Puluhan Mahasiswa dan Warga Gelar Aksi Protes

Mamasa, Katinting.com – Puluhan mahasiswa dan warga yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Rakyat Kabupaten Mamasa menggelar aksi demo pada Kamis (10/10).

Aksi ini dilakukan sebagai buntut dari janji Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa yang tak kunjung ditepati terkait Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU).

Massa aksi memulai demo di lapangan tribun Kondosapata Mamasa, kemudian bergerak menuju kantor DPRD Mamasa.

Dalam orasi yang dipimpin oleh Gabriel D Swares, mereka menyuarakan kekecewaan terhadap DPRD yang dinilai ingkar janji untuk mempertemukan Penjabat Bupati Mamasa, Muh. Zain, beserta seluruh OPD di Kabupaten Mamasa dengan para mahasiswa dan rakyat guna membicarakan berbagai masalah daerah.

“Sampai saat ini, janji DPRD untuk menggelar RDPU sesuai kesepakatan yang telah dibuat belum juga dipenuhi. Surat perjanjian yang ditandatangani di atas kertas itu seharusnya mempertemukan Pj Bupati, OPD, dan kami untuk membahas persoalan yang mendesak di Kabupaten Mamasa,” tegas Gabriel dalam orasinya di depan kantor DPRD Mamasa.

Selain itu, Gabriel juga menyampaikan mosi tidak percaya kepada DPRD yang dianggap gagal menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Aksi ini juga menyoroti beberapa isu krusial lainnya di Kabupaten Mamasa, antara lain:

1. Aksi Mogok Dokter akibat gaji yang belum dibayarkan oleh pemerintah daerah Mamasa serta klaim BPJS yang belum dilunasi.

2. Instruksi Presiden terkait pembangunan RSUD dan Pasar di Mamasa yang belum direalisasikan.

3. Pembayaran Siltap (Penghasilan Tetap) untuk Kepala Desa dan Aparat Desa yang belum terpenuhi.

4. Penertiban Tempat Hiburan Malam yang dianggap mengganggu ketertiban masyarakat.

5. Audit Pembangunan Perpustakaan Daerah Kabupaten Mamasa yang perlu dilakukan demi transparansi anggaran.

Massa aksi mendesak DPRD untuk segera menepati janji mereka dan menggelar RDPU guna mencari solusi atas berbagai permasalahan di Mamasa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak DPRD Mamasa terkait tuntutan yang disampaikan oleh Gerakan Mahasiswa dan Rakyat Kabupaten Mamasa.

(Saldi)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat