Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

DPMPTSP Sulbar Bersama Unsulbar Susun Peta Potensi Investasi Kelapa Dalam dan Kopi

Foto bersama saat DPMPTSP Sulbar menjalin kerja sama Unsulbar. (*)

Mamuju, Katinting.com – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulawesi Barat (Sulbar) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) dalam upaya menyusun peta potensi investasi untuk komoditas kelapa dalam dan kopi.

Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani hari ini oleh Kepala DPMPTSP Sulbar, Habibi Azis, dan Wakil Dekan Fakultas Ekonomi Unsulbar, Ayu Mandasari, menegaskan komitmen keduanya dalam menggali peluang investasi di sektor perkebunan Sulbar.

Habibi Azis, Kepala DPMPTSP Sulbar, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan investasi di sektor perkebunan guna mendukung pertumbuhan ekonomi Sulbar. Dengan fokus pada penyediaan dan pembaruan data terkait peluang investasi, DPMPTSP berharap dapat menarik minat investor untuk berinvestasi di wilayah tersebut.

“Sulbar memiliki potensi investasi yang besar, dan melalui kerja sama ini, kami berkomitmen untuk menyediakan data yang dibutuhkan untuk menarik calon investor,” ujar Habibi Azis.

Dalam hal ini, Ayu Mandasari, Wakil Dekan Fakultas Ekonomi Unsulbar, menyambut baik kerja sama ini dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh DPMPTSP Sulbar.

“Partisipasi aktif Unsulbar dalam pengumpulan data akan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan sektor perkebunan di wilayah ini,” ucap Ayu.

Satriawan Hasan Sulur, Pejabat Fungsional PKPM Ahli Madya DPMPTSP Sulbar, menegaskan pentingnya peran data dalam mendukung investasi.

“Kerja sama ini diharapkan menciptakan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan praktisi untuk mendukung peningkatan investasi di berbagai sektor yang berpotensi,” katanya.

Penandatanganan PKS hari ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memajukan sektor perkebunan dan meningkatkan investasi di Sulbar. Kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan memberikan manfaat positif bagi masyarakat setempat. (*)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat