
Mamuju, Katinting.com – Camat Kecamatan Kalukku diduga mempersulit warganya dengan tidak mau menandatangi berkasnya karena beda dukungan untuk di Pilkada mendatang.
Warga inisial R asal Kabuloang ini, Mamuju terpaksa mengelus dada menghilangkan kecewa karena tak dilayani Camat Kalukku, Hardu.
Berkas surat keterangan domisili R untuk memperlancar pengurusan usahanya tak ditandatangi Camat, diduga hanya karena dia telah memantapkan pilihan di Pilkada Mamuju mendatang adalah Sutinah Suhardi.
Pernyataan pilihan R yang dilontarkan bukan tanpa sebab. Ia hanya menjawab pertanyaan dari Camat Kalukku.
“Saya ditanya apa mu urus ibu? Saya urus domisili Pak, langsung dia bilang siapa kau dukung, ku bilang ya kalau hati Nurani ya Sutinah saya dukung. Ada tidak ada uangnya tetap saya di Sutinah,” cerita R.
“Na bilangmi saya tidak tandatangi itu kalau tidak sama ki? ku bilang susah mi itu pak, maksudnya? Terus dia bilang saya mau telepoin ini turun jangan ditandatangi. Berarti Pak Desa, karena arah rumahnya bagian kebawa. Kan Pak Desa ku sepupunya Pak Habsi, Munajab (Kepala Desa),” ungkapnya.
Rasmawati mengungkapkan, saat itu, Camat lantas menunujuk salah seorang pegawainya, Ia menilai Pak Camat mencurigai pegawainya yang mempengaruhi Rasmawati untuk memilih Sutinah di Pilkada Mamuju nantinya.
“Saya bilang tidak ada sama sekali dia pengaruhi ka’. Cuman karena dia saya kenal disini makanya saya minta tolong,” sebutnya.
Dengan perasaan kecewa, Raswamati akhirnya memilih pulang kerumahnya membawa surat keterangan domisili yang tidak ditandatangani. Ia juga pesimis menemui Kepala Desa untuk meminta tandatangan.
“Karena sudah ada kata-katanya Pak Camat bilang mau ka’ telepon ini turun supaya tidak ditandatangani. Tapi tidak ada tawwa na bilang Pak Desa Pak Camat,” katanya.
Rasmawati berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Masyarakat harus tetap mendapatkan pelayanan dengan baik meskipun beberbeda pilihan.
Semetara itu, Hardu, Camat Kalukku membantah menolak menandatangani berkas milik Rasmawati lantaran pilihannya di Pilkada nanti.
Hardu menolak menandatangani berkas keterangan domisili Rasmawati lantaran belum ditandatangi oleh Kepala Desa Kabuloang.
“Masa saya duluan (tandatangan) baru Kepala Desa. Harus kita belajar administrasi,” kata Camat Kalukku saat dikonfirmasi.
Hardu meminta agar persoalan ini tidak dikaitkan dengan pilihan di Pilkada. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah pilih-pilih jika ada masyarakat yang membutuhkan tandatangan.
“Karena itu tugas saya. biarpun datang langsung dirumah, malam kita layanai. Jangan dikaitkan di Politik. Terkecuali kalau administrasinya salah. jangan saya duluan. tidak ada masyarakat yang tidak saya tandatangi kalau berkasnya memenuhi persyaratan,” paparnya.
Camat Kalukku ini membenarkan bahwa dirinya memang bertanya kepada Rasmawati soal pilihannya di Pilkada Mamuju. “Iya saya tanya, kamu (pedukung) Sutinah? dia bilang ia, saya bilang bagus itu, tapi itu anu ta’ (berkas domisili) tidak bisa saya tandatangan kalau belum ditandatangan Kepala Desa,” ungkapnya.
(Ed/Zulkifli)






