Ilustrasi
banner 728x90

Polman, Katinting.com – Pilkada Polman 2024 semakin mendekati klimaks. Sejumlah partai telah menerbitkan rekomendasi untuk Calon Kepala Daerah (Cakada), sementara para Calon Bupati mulai mengerucutkan pilihan bakal partai pengusungnya.

Berbeda dengan persaingan ketat tiket Calon Bupati, bursa Calon Wakil Bupati Polman 2024 dinilai tidak banyak perubahan. Menurut Maenunis, direktur Logos Politika, tidak banyak figur yang menunjukkan pergerakan berarti.

“Datar-datar saja, tidak ada pergerakan berarti kecuali satu dua figur. Mayoritasnya terkesan hanya mengikuti tren partai saja,” ujar Maenunis.

Maenunis menambahkan bahwa indikator kesiapan bakal calon diukur dari pergerakan mengejar tren politiknya.

“Indikator keseriusan dan kesiapan Cakada terlihat dari kerja-kerja strategis membangun tren elektoral. Variabel paling sederhananya adalah pemasangan APS dan intens turun bersosialisasi. Paling penting dari semuanya adalah membangun komunikasi politik dengan para Calon Bupati atau partai lain,” imbuhnya.

Menurutnya, pergerakan kandidasi Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati idealnya harus seiring.

“Kandidasi Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati adalah paketan. Idealnya, pergerakan mereka harusnya in line. Keliru jika kesannya Pilkada itu an sich tugas Calon Bupati saja sementara Calon Wakil tidak perlu bergerak dan hanya menumpang pada tren Calon Bupati,” sebut Maenunis.

Ia menilai bahwa Ketua DPD Gelora Polman, Zainal Abidin, adalah figur yang paling menunjukkan keseriusan dan kesiapan untuk berlaga sebagai Calon Wakil Bupati di Pilkada Polman 2024.

“Sejauh ini, yang paling memenuhi semua kriteria kandidasi Calon Wakil Bupati adalah Ketua DPD Gelora Polman, Zainal Abidin. Figur Calon Wakil Bupati lainnya terkesan timbul tenggelam, kurang percaya diri, dan memilih duduk menunggu lamaran,” pungkasnya. (*/Ed: Anhar)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here