Mamuju, Katinting.com – Bupati Mamuju, Hj. Sitti Sutinah Suhardi mengakui masih sangat kekurangan pegawai, seperti dokter atau tenaga kesehatan. Itu disampaikan saat menghadiri sekaligus membuka pelaksanaan pelatihan dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Ke-IV Kabupaten Mamuju angkatan ke XI dan XII. Selasa, 1 November 2022.
Untuk itu kata Bupati perempuan pertama di Mamuju ini sangat tidak mengharapkan para ASN cepat minta pindah tugas, jika belum cukup masa pengabdiannya.
BACA JUGA : Di Latsar CPNS Ke-IV, Bupati Mamuju Larang Pindah Tugas
“Jadi kalau mereka setelah jadi ASN langsung minta pindah maka yang dirugikan adalah masyarakat, sebab itu saya meminta kepada semua CPNS yang mengikuti Latsar hari ini harus lebih bijak dan konsisten terhadap pilihannya waktu mendaftar pegawai,” tutur Sutinah.
Kalau memang melamar di Kabupaten Mamuju ya harus siap mengabdi sesuai jurusan yang anda lamar, jelas Sutinah.
Salah seorang CPNS, jabatan Dokter umum di Puskesmas Satelit Tapalang Barat, dr. Nutrisi Rahma Nasir, mengaku telah sejak awal dirinya memang berniat mengabdi di daerah yang dilamarnya. Dia juga mengapresiasi ketegasan bupati tentang larangan berpindah tugas bagi yang belum genap masa pengabdiannya, sebab kata dokter kelahiran Pangkep Sulsel ini, kondisi tempat layanan kesehatan memang harus diakui masih sangat kekurangan tenaga, terutama dokter yang masih sedikit mengabdi di daerah terpencil, oleh karenanya ia berjanji akan melaksanakan tugas dengan sepenuh hati demi menjawab amanah sebagai seorang ASN.
“Ya dinikmati saja, karena ini sudah kewajiban kita” Kata dokter yang mengaku baru pertama kali menginjakkan kaki ke Mamuju saat dirinya dinyatakan lulus CPNS.
Adv. Diskominfosandi Mamuju






