Katinting.com, Bontang – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesiapsiagaan penanggulangan bencana, dengan menyalurkan bantuan logistik kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang.
Bantuan tersebut berupa tenda pengungsian dan velbed (tempat tidur lipat) yang akan digunakan untuk keperluan evakuasi saat terjadi bencana.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bontang, Usman, menjelaskan bahwa pihaknya menerima tiga unit tenda tipe kartpo berukuran 6×12 meter dengan total nilai Rp193 juta serta 50 unit velbed senilai Rp92,1 juta.
Bantuan ini merupakan bagian dari total tujuh paket bantuan senilai Rp3,1 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Timur tahun 2024.
“Bantuan ini sangat membantu dalam menambah kesiapan kami, terutama dalam hal penyediaan tempat tinggal sementara bagi warga yang terdampak bencana seperti banjir, longsor, maupun kebakaran,” ujarnya dalam waktu dekat ini.
Ia menyebutkan bahwa sebelumnya BPBD Bontang memang telah memiliki fasilitas tempat tidur darurat, namun sebagian besar kini sudah dalam kondisi tidak layak pakai.
“Velbed yang lama banyak yang rusak dan tidak bisa lagi digunakan, makanya dengan adanya tambahan dari provinsi, kami bisa memberikan pelayanan yang lebih baik saat warga harus mengungsi,” tambahnya.
Selain tenda dan velbed, BPBD Bontang juga menerima beberapa perlengkapan pendukung lainnya. Bantuan tersebut meliputi 10 unit chainsaw 20 inch senilai Rp181,7 juta, 50 unit radio handy talkie (HT) senilai Rp850 juta, 10 unit self-contained breathing apparatus (SCBA) senilai Rp570 juta, dua unit telepon satelit senilai Rp77,9 juta, serta 12 unit generator tower light dengan total nilai Rp1,15 miliar.
“Semoga bantuan ini akan memperkuat respon cepat serta kapasitas BPBD Bontang dalam menghadapi berbagai potensi bencana, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat saat situasi darurat,” tandasnya.






