banner 728x90

Berita Warga Meninggal Usai Divaksin, Kadis Kesehatan Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh

banner 728x90

Samhari, Kepala Dinkes Pasangkayu

Pasangkayu, Katinting.com – Kepala dan segenap staf Dinas Kesehatan Pasangkayu, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya seorang warga usai divaksin.

Warga tersebut bernama Mawar (62), beralamat di desa Pangiang, kecamatan Bambalamotu, kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, meningal pada hari Sabtu, 5 Juni 2021.

Kebetulan sehari sebelumnya, yang bersangkutan pernah mendapatkan vaksinasi pada hari Jumat, 4 Juni 2021, seperti diberitakan.

Agar tidak terjadi informasi yang simpang siur yang dapat merugikan pelayanan terhadap masyarakat, Kepala Dinkes Pasangkayu, Samhari, menyatakan kejadian ini perlu diluruskan.

“Sehubungan dengan kejadian ini, saya sudah menginstruksikan kepada kepala Puskesmas Bambalamotu dan timnya agar melakukan penyelidikan atas kasus ini. Apakah ini merupakan kasus kejadian ikutan paska imunisasi (KIPI) atau ada penyebab lain,” kata Samhari.

Sesuai data hasil skrening sebelum dilakukan vaksinasi, warga tersebut dinyatakan sehat dan dapat dilakukan vaksinasi. Kemudian, setelah vaksinasi selama masa observasi tidak terdapat gejala KIPI.

Pemeriksaan dilakukan oleh dokter Puskesmas Bambalamotu. Tidak ditemukan gejala alergi atau keracunan.

Namun, dari gejala dan informasi yang disampaikan oleh pihak keluarga, sebelum meninggal, yang bersangkutan sempat terjatuh saat jalan kaki dengan menempuh jarak cukup jauh.

Akibat terjatuh, sehingga terjadi pecah pembuluh darah. Jadi, tidak ada hubunganya dengan pemberian vaksinasi Covid-19.

Karena itu, Samhari menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terpengaruh dengan berbagai informasi yang tidak benar.

Dan, tetap melakukan vaksinasi agar terhindar dari virus berbahaya itu. Karena, vaksin ini merupakan tindakan nyata dan cepat mengatasi pemyebarluasan Covid-19.

Dinkes Pasangkayu

Bagikan
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Berita Warga Meninggal Usai Divaksin, Kadis Kesehatan Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh"