Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Diskepang Kutim Gulirkan Pasar Tani Rutin, Petani Langsung Jual ke Konsumen

Katinting.com, Sangatta – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam memperkuat rantai pasok pangan lokal terus ditunjukkan melalui berbagai inovasi. Salah satunya, Program Pasar Tani yang kini kembali digulirkan oleh Dinas Ketahanan Pangan (Diskepang) Kutai Timur secara rutin setiap bulan.

Kegiatan ini memungkinkan petani lokal menjual langsung hasil panennya ke konsumen, tanpa melalui tengkulak atau pedagang perantara. Dengan demikian, harga lebih bersaing dan keuntungan bagi petani pun meningkat.

“Produk yang dijual masih segar, kualitasnya baik, dan tentu saja harganya lebih murah karena langsung dari petani. Ini menguntungkan kedua belah pihak,” ujar Alidi, JF Analis Ketahanan Pangan Diskepang Kutim, saat ditemui di Kantor Diskepang pada Selasa (25/11/2025).

Program ini juga menjadi ajang promosi hasil pertanian lokal yang belum banyak dikenal masyarakat luas. Dalam pelaksanaannya, Diskepang Kutim menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari lokasi kegiatan, konsumsi untuk peserta, hingga subsidi transportasi bagi para petani yang terlibat.

“Fasilitas ini kami sediakan agar petani tidak terbebani dan lebih semangat ikut serta. Kami ingin membentuk pola hubungan langsung antara produsen dan konsumen yang lebih sehat dan berkelanjutan,” jelas Alidi.

Tak hanya itu, kegiatan Pasar Tani ini turut melibatkan kelompok-kelompok binaan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Sinergi lintas sektor ini diharapkan memperkuat pemberdayaan petani serta memperluas jaringan distribusi hasil pertanian lokal.

Program Pasar Tani menjadi bagian penting dari strategi daerah dalam memperpendek rantai distribusi pangan, meningkatkan ketahanan pangan, serta membuka akses masyarakat terhadap bahan pangan segar dan sehat.

Dengan keberlanjutan pelaksanaan setiap bulan, Diskepang Kutim berharap pasar ini bisa menjadi wadah tetap bagi petani dan konsumen lokal, sekaligus mendukung ekonomi kerakyatan di Kutai Timur. (ADV).

Share: