Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Ratusan Rumah dan Puluhan Hektar Lahan Terendam di Tobadak Mamuju Tengah

Fasilitas umum di Tobadak yang terendam air luapan sungai Budong budong. (dok Fhatur Anjasmara)

Mamuju Tengah, Katinting.com – Hujan yang mengguyur Mamuju Tengan, Selasa (02/01) hingga malam tadi, memicu debit air sungai Topoyo naik menyapu pemukiman masyarakat di desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Mamuju Tengah, sejak Rabu (03/01) pagi hingga siang.

Dalam pantauan laman ini, wilayah yang terendam adalah Jalan Daengan Maccirinnae Tobadak, dan ketinggian air mencapai 20 centimeter di atas ruas jalan, sehingga di pemukiman mencapai hingga 40 centimeter.

Selain di jalan poros Tobadak, air juga merendam perumahan warga di Batu Sitanduk, Desa Tobadak, hingga lahan pertanian dan perkebunan warga.

“Kalau dihitung, tidak kurang ratusan rumah dan lahan yang terendam sejak air naik selepas pagi tadi,” ungkap salah seorang warga Tobadak, Rasdin.

Ia menambahkan bahwa hingga Rabu siang, air masih belum surut, air masih tampak menggenangi pemukiman dan lahan warga, dan masih terlihat naik, sehingga kepastian surut belum dapat dipastikan.

“Namun kalau hingga siang ini, di hulu tidak turun hujan, maka bisa sebentar sore hingga malam nanti, air sudah surut” imbuh Rasdin.

Sementara dari pusat penerangan BPBD Mamuju Tengah, merilis jumlah warga yang terdampak Banjir di Tobadak mencapai ratusan KK, fasilitas Pustu satu unit dan SD Tobadak satu unit.

Pusdatin BPBD Mamuju Tengah melaporkan, sebanyak 3 dusun terdampak dan kondisi air masih meluap, berikut dusun yang terdampak, Dusun Tobadak Sebanyak 47 KK, Dusun Yudha Mulya Lorong 2 Timur Sebanyak 40 KK, Dusun Bina Makmur lorong 3 Timur Sebanyak 113 KK, Lorong 4 Barat sebanyak 57 KK, Lorong 5 Barat Sebanyak 37 KK catat Pusdati BPBD Mamuju Tengah. (Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat