Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

RTJK & Lahan Usaha Belum Siap, Distransnaker Mamuju Tengah, Ditengat Hingga 15 Desember

Kondisi rumah calon warga transmigrasi di UPT Saluandengan, dinilai tidak layak huni oleh daerah pengirim warga transmigrasi. (dok. Ist)

 

Mamuju Tengah, Katinting.com-Rencana penempatan calon warga transmigrasi di Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Saluandeang dan Salulisu, menghadapi kendala, sebab hingga saat ini, rumah dan lahan usaha yang menjadi tanggungjawab Dinas Transmigrasi & Tenaga Kerja (Distransnaker) Mamuju Tengah, belum kelar dan siap.

Untuk itu, Distransnaker Mamuju Tengah, diberi tengat waktu hingga tanggal 15 Desember 2022 oleh pengirim calon warga transmigrasi, untuk memastikan rumah transmigrasi dan jamban keluarga (RTJK) dan lahan usaha bagi warga transmigrasi yang akan di tempatkan di Saluandeang dan Salulisu sudah siap.

“Jadi kemarin ada perwakilan dari Disnakertrans Jogyakarta, yang rencananya kurang lebih 10 KK dari Jogyakarta, akan di tempatkan di Saluandeang dan Salulisu, datang melihat langsung kondisi di sini, tapi Dia kecewa, karena tidak sesuai dengan apa yang disampaikan kesana, malah menemukan banyak rumah tak layak huni bahkan lahan usaha belum ada” ungkap sumber laman ini, yang namanya minta tidak tulis.

Hal yang sama juga dituturkan oleh Kepala Dinas Transmigrasi Sulawesi Barat Ibrahim, kalau untuk penempatan calon warga transmigrasi di Mamuju Tengah, pihaknya bersama kementerian sudah membahas secara khusus pada Senin awal pekan ini.

“Iya Senin malam lalu, kami sudah bahas secara khusus dengan kementrian, mengenai rencana penempatan di Mamuju Tengah” beber Ibrahim.

Saat dikonfirmasi, bagaimana dengan kesiapan RTJK dan lahan usaha bagi calon warga transmigrasi, dimana sejumlah RTJK banyak tidak siap layak huni, termasuk kesiapan lahan usaha yang sampai saat ini belum ada, ia membeberkan bahwa hal itu masuk dalam pembicaraan khusus kami.

“Jadi itu termasuk yang kami bahas secara khusus, RTJK dan lahan usaha, tetap menjadi tanggungjawab Kadistransnaker Mamuju Tengah, untuk segera disiapkan dan dibenahi secepat mungkin, sebelum penempatan” pungkas Ibrahim.

Sementara upaya konfirmasi ke Kadistransnaker Mamuju Tengah Muhammadiah, belum membuahkan hasil, hingga berita ini tayang. (**)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat