
Majene, Katinting.com – Puluhan pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI) Majene mendirikan posko penggalangan dana untuk solidaritas korban banjir yang terjadi di Mamuju 22 Maret lalu.
Posko yang didirikan di jalan Lanto Dg Pasewang, Pakkola menyasar beberapa titik beberapa titik keramaian di Kota Majene sebagai bentuk kepedulian bencana banjir bandang yang merusak puluhan rumah-rumah warga.
“Ini bentuk kepedulian kami terhadap saudara-saudara yang mengalami korban banjir, dimana banyak rumah-rumah dan toko-toko warga yang mengalami rusak parah,” ucap Ali.
Aksi penggalangan dana yang dimulai tanggal 26-27 Maret tersebut, akhirnya pada tanggal 28 Maret, FPPI Majene menyalurkan langsung bantuan tersebut kerumah korban banjir di Mamuju, berupa sembako dan pakaian bekas yang masih layak pakai.
“Bantuan yang kami salurkan, langsung kami berikan ke korban banjir. Diantaranya yang ada di Karema Utara dan Karema Selatan, yang belum mendapatkan bantuan sama sekali dari pemerintah semoga sedikit membantu para korban banjir,” ucap Ali.
Atas sejumlah bantuan yang didapat dan telah disalurkan, FPPI Majene mengucapkan banyak terimakasih kepada segenap kader FPPI dan khususnya masyarakat Majene yang telah peduli atas bencana banjir yang menimpa warga di Mamuju.
Pesan kami kepemerintah agar memperhatikan daya dukung dan daya tampung alam, imbuh Ali.

(Mail/Anhar)






