Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

54 Kepala Keluarga Terdampak Banjir & Longsor di Mamuju Tengah

Wilayah terdampak longsor dan banjir di Mamuju Tengah. (dok Ist)

Mamuju Tengah, Katinting.com – Pusat Data & Informasi BPBD Mamuju Tengah, merilis data, sebanyak 54 Kepala Keluarga (KK) dan satu unit rumah terdampak bencana Banjir dan Tanah Longsor di sejumlah wilayah di Bumi Lalla Tassisara, Selasa (28/05).

Dalam rilis keterangan laporan kejadian yang dikeluarkan oleh Pusdatin BPBD Mamuju Tengah, beberapa titik lokasi kejadian disebutkan, diantaranya, di Desa Kuo dan Desa Pololereng Kecamatan Pangale, berupa banjir dan tanah longsor.

Baca juga: Hujan Deras, Wilayah Pangale Diterjang Longsor & Banjir Genangan

Waktu kejadian yang dicatatkan sekira pukul 02.00 Selasa (28/05), yang dipicu oleh intensitas curah hujan yang cukup tinggi, sehingga berdasarkan assessment dari relawan BPBD Mamuju Tengah, sebanyak 54 KK terdampak banjir dan satu unit rumah terdampak longsor.

Dalam laporannya juga para pihak masih berupaya berjibaku menyingkirkan material longsoran yang menutupi jalan penghubung Pololereng dengan Polocamba.

Sementara itu saat dihubungi, Camat Pangale As’ad Akbar, mengemukakan bahwa kendala yang dialaminya saat ini, proses menyingkirkan material longsor, karena alat berat tidak ada.

“Saat ini alat berat yang ada, hanya milik PUPR Mamuju Tengah, dan sedang stanby di ibukota terkait penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar antar Daerah (Popda)” ungkap As’ad.

Olehnya pihaknya masih terus berupaya mencari bantuan alat berat, sembari memanfaatkan alat seadanya yang dimiliki warga, untuk menyingkirkan material longsoran.

“Jadi kami masih berupaya ini mendapatkan bantuan alat berat, semoga kami bisa dapatkan” pungkas As’ad. (Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat